Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Ciplukan Jadi Trending Topic X, Ini Manfaat dan Alasan Harganya Mahal

Muhammad Azlan Syah • Minggu, 11 Januari 2026 | 14:15 WIB

Ciplukan yang dulu sering dipetik gratis kini menjadi buah viral dan bernilai tinggi, menarik perhatian netizen di media sosial X.
Ciplukan yang dulu sering dipetik gratis kini menjadi buah viral dan bernilai tinggi, menarik perhatian netizen di media sosial X.

RADARBONANG.ID - Buah ciplukan mendadak menjadi sorotan warganet di platform media sosial X setelah sebuah unggahan memancing ribuan interaksi dan memicu nostalgia tentang buah yang dulu sering dijumpai di halaman rumah, tepi jalan, atau lahan kosong.

Topik ini kemudian menjadi trending topic di linimasa X, membawa buah kecil yang dulu diabaikan sebagai gulma kini dibicarakan secara luas karena harganya yang semakin mahal di pasaran.

Fenomena ini bermula dari unggahan teka-teki sebuah akun pengguna X yang menampilkan foto buah berwarna hijau dengan pola vena cokelat khas.

Baca Juga: Orang yang Selalu Tepat Waktu Bukan Sekadar Disiplin, Ini Tujuh Tanda Integritas Menurut Psikologi

Unggahan tersebut menantang pengguna lain untuk menebak jenis buah itu, dan banyak dari mereka mengenali buah itu sebagai ciplukan.

Tidak sedikit yang kemudian mengungkapkan kenangan masa kecil mereka yang sering memetik ciplukan secara gratis.

Buah Masa Kecil yang Kini Berharga

Ciplukan adalah tanaman liar yang mudah tumbuh di berbagai lokasi seperti pekarangan rumah, tepi jalan, persawahan, dan lahan kosong.

Buahnya memiliki kelopak tipis yang mirip lentera, dan ketika matang akan berubah menjadi kuning keemasan dengan rasa manis sedikit asam.

Di beberapa negara, buah ini dikenal dengan sebutan Golden Berry atau Morel Berry.

Di masa lalu, anak-anak sering memetik ciplukan secara bebas tanpa memikirkan harganya. Kini, buah yang sama ini bisa dijual di supermarket besar bahkan dengan harga cukup tinggi.

Perubahan status ini disebabkan oleh meningkatnya minat terhadap makanan sehat dan klaim bahwa ciplukan memiliki segudang manfaat kesehatan.

Ciplukan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Kenaikan harga ciplukan tidak lepas dari klaim yang menyebut buah ini sebagai superfood atau makanan dengan nutrisi tinggi.

Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan bahwa ciplukan kaya akan vitamin A, vitamin C, serat, protein, serta antioksidan.

Kandungan nutrisi ini yang kemudian membuat buah kecil ini menjadi daya tarik bagi mereka yang peduli pada gaya hidup sehat.

Manfaat kesehatan ciplukan yang sering disebut di antaranya adalah meningkatkan sistem imun karena kandungan vitamin C yang tinggi, membantu menjaga kesehatan jantung, memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meredakan peradangan, serta membantu melancarkan saluran kemih.

Dalam pengobatan tradisional, ciplukan bahkan digunakan untuk meredakan radang sendi dan permasalahan kulit tertentu.

Namun para ahli kesehatan mengingatkan bahwa konsumsi ciplukan sebaiknya dilakukan secara wajar dan tidak berlebihan.

Meskipun bernutrisi, beberapa orang bisa mengalami gangguan pencernaan atau efek samping lain jika mengonsumsinya secara berlebihan atau tanpa persiapan yang tepat.

Nilai Ekonomi dan Budidaya

Selain manfaat kesehatan, nilai ekonomi ciplukan juga menjadi faktor yang membuatnya kini diburu pasar.

Di beberapa daerah, produk olahan ciplukan bahkan dipasarkan sebagai bahan untuk jus, selai, atau teh herbal.

Harga jual ciplukan segar di pasar atau toko online bisa mencapai angka yang jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, membuatnya menjadi komoditas menarik untuk dibudidayakan.

Budidaya ciplukan cukup sederhana karena tanaman ini tidak membutuhkan perawatan yang rumit, namun permintaan pasar yang meningkat membuat beberapa pelaku usaha kecil mulai serius mengembangkan tanaman ini sebagai sumber pendapatan.

Viral karena Nostalgia dan Warganet

Ramainya perbincangan di X tidak hanya soal harga dan manfaat ciplukan, tetapi juga dipenuhi cerita-cerita nostalgia dari pengguna yang mengenang masa kecil mereka.

Banyak komentar yang muncul mengaitkan buah ini dengan pengalaman saat bermain di luar rumah dan berburu ciplukan bersama teman-teman tanpa biaya.

Beberapa netizen bahkan mengolok-olok fenomena ini dengan humor, menyebut betapa absurdnya buah yang dulu dianggap gulma kini dibanderol dengan harga premium.

Baca Juga: Internet Iran Lumpuh, Jutaan Warga Terputus dari Dunia Luar Saat Krisis Ekonomi Memanas

Meski begitu, tidak sedikit pula yang memuji manfaatnya dan mulai mempertimbangkan memasukkan ciplukan ke dalam menu makanan atau minuman sehat mereka.

Viralnya ciplukan menjadi salah satu contoh bagaimana media sosial dapat mengangkat kembali hal-hal sederhana dari masa lalu dan mengubahnya menjadi tren yang bernilai ekonomi tinggi di masa kini.

Fenomena ini menunjukkan betapa besar pengaruh media sosial dalam membentuk persepsi publik terhadap sesuatu yang sebelumnya biasa-biasa saja menjadi sebuah tren yang diikuti banyak orang.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#manfaat ciplukan #Apa itu ciplukan #harga ciplukan #buah ciplukan #buah superfood trending #golden berry Indonesia