Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Otak Ngebut Saat Mau Tidur? Inilah Fenomena Bedtime Anxiety yang Bikin Banyak Orang Susah Merem

Arinie Khaqqo • Jumat, 17 Oktober 2025 | 23:10 WIB

Susah tidur padahal badan sudah lelah? Bisa jadi otakmu sedang “lembur” karena bedtime anxiety — kondisi cemas yang muncul justru saat waktu istirahat tiba.
Susah tidur padahal badan sudah lelah? Bisa jadi otakmu sedang “lembur” karena bedtime anxiety — kondisi cemas yang muncul justru saat waktu istirahat tiba.

RADARBONANG.ID – Lampu kamar sudah diredupkan, badan siap rebahan. Tapi begitu mata hampir merem, otak justru mulai ngebut.

Tiba-tiba semua hal muncul berbarengan: obrolan belum selesai, kerjaan yang numpuk, masa depan yang bikin cemas, sampai rasa bersalah karena “nggak produktif hari ini.”

Fenomena ini punya nama: bedtime anxiety — rasa cemas yang justru muncul ketika seharusnya pikiran tenang. Dan diam-diam, banyak anak muda mengalaminya.

“Jam Santai” Justru Jadi Waktu Otak Rewind

Menurut berbagai riset psikologi, otak manusia cenderung bekerja ekstra ketika tubuh mulai rileks.

Setelah seharian dijejali aktivitas, waktu tenang di malam hari jadi momen refleksi spontan.

Sayangnya, refleksi ini mudah berubah jadi overthinking kalau pikiran sedang penuh tekanan.

Efeknya? Bukannya tidur, banyak orang justru terjebak dalam debat kusir dengan diri sendiri. Pikiran melompat dari masa depan ke masa lalu, dari urusan kerja ke urusan cinta, dari hal serius sampai remeh temeh.

Urban Life = Overthinking Berjamaah

Fenomena ini makin sering dialami anak muda dan pekerja kota besar. Rutinitas padat, tekanan karier, dan kebiasaan scroll layar ponsel sampai larut bikin otak jarang punya jeda.

Begitu suasana sunyi malam tiba, semua kekhawatiran yang ditahan seharian justru menyeruak.

Paparan cahaya biru dari layar smartphone juga menekan produksi melatonin—hormon yang membantu tidur. Akibatnya, otak tetap “waspada” meski tubuh sudah minta istirahat.

Tanda-tanda Kamu Mengalami Bedtime Anxiety

Kalau gejala ini muncul terus setiap malam, besar kemungkinan kamu sedang menghadapi bedtime anxiety — dan bukan sekadar “insomnia biasa”.

Cara Redam Overthinking Sebelum Tidur

Tenang, masalah ini bisa diredam tanpa pil tidur atau terapi rumit. Yang dibutuhkan hanyalah kebiasaan kecil yang konsisten:


Tidur Bukan Sekadar Rebahan

Tidur cukup bukan cuma bikin badan segar, tapi juga jadi “reset button” bagi otak. Kalau waktu tidur terus diambil alih kecemasan, risiko burnout dan gangguan mental bisa meningkat.

Jadi, kalau otakmu suka “lembur sendiri” saat malam, itu bukan kelemahan — itu sinyal. Tubuh dan pikiranmu minta istirahat yang sesungguhnya.

Di tengah gaya hidup cepat dan layar tak pernah padam, overthinking tengah malam bukan hal langka.

Tapi, mengabaikannya juga bukan pilihan. Karena tidur yang nyenyak bukan kemewahan — tapi kebutuhan dasar mental (*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#cara menenangkan pikiran sebelum tidur #susah tidur karena overthinking #bedtime anxiety #kesehatan mental malam hari #insomnia pada anak muda