RADARBONANG.ID – Kandungan lemak baik seperti omega-3 menjadi salah satu alasan mengapa ikan laut maupun ikan air tawar kerap direkomendasikan dalam pola makan sehat.
Namun, jika membandingkan keduanya, sebenarnya lebih tinggi mana kadar omega-3 pada ikan laut dan ikan air tawar?
Baik ikan laut maupun ikan air tawar sama-sama memiliki asam lemak omega-3 yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh, terutama untuk jantung, otak, dan sistem imun.
Namun, jenis omega-3 yang dominan pada masing-masing ikan ternyata berbeda.
Ikan air laut mengandung omega-3 jenis DHA (asam dokosaheksaenoat) dan EPA (asam eicosapentaenoic).
Kedua jenis ini tergolong omega-3 rantai panjang yang sangat mudah diserap oleh tubuh manusia.
DHA dan EPA dikenal penting untuk menjaga kesehatan jantung, mendukung perkembangan otak, mempertajam fungsi penglihatan, hingga mengurangi peradangan dalam tubuh.
Sementara itu, ikan air tawar cenderung mengandung asam lemak omega-3 jenis ALA (asam alfa-linolenat).
Meski ALA tetap berguna untuk tubuh, perannya tidak sekuat DHA dan EPA karena tubuh masih harus mengubah ALA menjadi DHA dan EPA terlebih dahulu agar bisa dimanfaatkan secara optimal.
Dengan kata lain, kualitas omega-3 pada ikan air laut lebih tinggi dibandingkan ikan air tawar.
Namun, bukan berarti ikan air tawar kalah bergizi.
Justru, ikan air tawar memiliki keunggulan lain yang tak bisa diabaikan, salah satunya lebih mudah ditemukan dan umumnya lebih terjangkau.
Tak hanya itu, ikan air tawar juga dikenal rendah kalori dan lemak, sehingga cocok untuk orang yang menjalani diet rendah lemak.
Kandungan proteinnya pun tetap tinggi, menjadikannya pilihan sehat untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian.
Keseimbangan tetap menjadi kunci. Menggabungkan konsumsi ikan air laut seperti ikan kakap, ikan kembung, dan ikan salem dengan ikan air tawar seperti ikan lele, nila, atau patin bisa menjadi cara terbaik untuk mendapatkan manfaat gizi yang optimal.
Selain itu, variasi sumber protein hewani seperti telur, daging ayam, daging sapi, serta hasil laut lainnya juga penting untuk mendukung pertumbuhan, terutama bagi anak-anak.
Jadi, tak perlu memihak salah satu. Menyajikan ikan air tawar dan ikan laut secara bergantian di meja makan adalah langkah bijak untuk mendukung pola makan sehat seimbang. (*)
Editor : Amin Fauzie