RADARBONANG.ID – Di balik tampilannya yang sederhana, daun katu atau katuk (Sauropus androgynus) menyimpan banyak manfaat luar biasa.
Tanaman hijau yang sering tumbuh di pekarangan ini ternyata sudah sejak dulu dipercaya sebagai jamu alami bagi ibu menyusui, dan kini makin diakui oleh dunia medis modern.
Tak hanya ampuh melancarkan ASI, daun katu juga kaya akan nutrisi penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Bahkan, ada studi yang menunjukkan bahwa daun katu mengandung senyawa bioaktif yang baik untuk imun, kulit, hingga kesuburan!
Yuk, intip khasiat luar biasa dari daun katu dan cara mudah mengonsumsinya di rumah!
Daun katu (atau katuk) adalah tanaman sayuran yang banyak dikonsumsi di Asia Tenggara.
Daunnya berwarna hijau tua, rasanya gurih sedikit pahit, dan sering diolah menjadi sayur bening, urap, atau jamu pelancar ASI.
7 Khasiat Daun Katu
1. Melancarkan Produksi ASI
Inilah manfaat paling terkenal! Kandungan sterol dan papaverin dalam daun katu terbukti merangsang hormon prolaktin yang bertanggung jawab atas produksi ASI. Tak heran jika daun ini jadi menu wajib bagi ibu menyusui.
2. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
Daun katu mengandung vitamin C, beta-karoten, dan zat besi yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Cocok banget untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak gampang sakit.
3. Menjaga Kesehatan Tulang
Kalsium dalam daun katu cukup tinggi, lho! Cocok untuk ibu hamil, menyusui, dan lansia sebagai pencegahan osteoporosis sejak dini.
4. Mempercepat Penyembuhan Luka
Karena bersifat antiinflamasi dan mempercepat regenerasi sel, daun katu bisa membantu penyembuhan luka lebih cepat, baik luka luar maupun radang ringan di dalam tubuh.
5. Menjaga Kesuburan dan Kesehatan Reproduksi
Studi menyebutkan bahwa daun katu mengandung fitoestrogen alami, yang berperan dalam menyeimbangkan hormon reproduksi, baik pria maupun wanita. Efeknya? Lebih subur dan sehat!
6. Menyehatkan Kulit dari Dalam
Antioksidan yang tinggi dalam daun katu membantu melawan radikal bebas, menjaga kulit tetap cerah, segar, dan bebas jerawat dari dalam.
7. Mengatasi Sembelit dan Melancarkan Pencernaan
Seratnya tinggi, cocok untuk yang punya masalah susah BAB. Minum air rebusan daun katu atau konsumsi dalam bentuk sayur bisa bantu pencernaan lebih lancar.
Cara Mengonsumsi Daun Katu
- Direbus jadi sayur bening atau tumisan
- Dibuat jus daun katu dengan campuran madu dan lemon (untuk ASI booster)
- Dikeringkan jadi teh herbal (untuk diet dan pencernaan)
- Dikonsumsi sebagai lalapan segar (dalam jumlah kecil)
Dan perlu dicatat, jangan konsumsi berlebihan dalam bentuk mentah, daun katu mengandung papaverin yang bisa memicu sesak napas jika dikonsumsi terlalu banyak.
Untuk ibu hamil dan menyusui, sebaiknya rebus dahulu sebelum konsumsi.
Dan Hindari konsumsi dalam bentuk jus mentah lebih dari 1 gelas per hari. (*)
Editor : Amin Fauzie