Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Kabut Asap Pekanbaru Kembali Menyusup, Pemkot Pertimbangkan Libur Sekolah

Muhammad Azlan Syah • Jumat, 25 Juli 2025 | 23:15 WIB

Asap tebal menyelimuti kawasan pusat pemerintahan Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (24/7/2025). Kondisi ini memicu penurunan kualitas udara dan mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.
Asap tebal menyelimuti kawasan pusat pemerintahan Kota Pekanbaru, Riau, Rabu (24/7/2025). Kondisi ini memicu penurunan kualitas udara dan mengancam kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lansia.

RADARBONANG.ID - Kabut asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menebal di Kota Pekanbaru dalam beberapa hari terakhir.

Dampak langsung berupa penurunan kualitas udara, yang memicu kekhawatiran akan meningkatnya kasus Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA) di kalangan warga, terutama anak-anak.

Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menyatakan Pemkot segera menggelar rapat evaluasi pada Rabu siang (23/7) untuk menilai situasi terkini.

“Kita tidak bisa bertindak gegabah. Kondisi masih dalam kategori 'baik' setelah hujan sempat turun. Namun, kami tunggu penilaian dari pihak terkait apakah penggunaan masker wajib atau opsi libur sekolah harus diumumkan,” ujarnya.

Menurut laporan RRI, walau disebutkan akan segera rapat, Kota Pekanbaru sudah masuk dalam status siaga darurat Karhutla.

Jika indeks standar pencemar udara (ISPU) menunjukkan nilai tak sehat, libur sekolah bisa langsung diterapkan untuk melindungi anak dari dampak asap.

Data tahun lalu menunjukkan keputusan meliburkan sekolah adalah langkah prioritas dalam mitigasi risiko ISPA.

Pemkot sebelumnya pernah menerbitkan surat edaran kewajiban masker dan libur jika asap semakin parah.

Asap Karhutla membawa sejumlah masalah kesehatan: iritasi mata, batuk, sesak, hingga masalah serius pada saluran pernapasan. Kelompok rentan meliputi anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.

Pemkot akan memantau ISPU secara harian melalui Badan Lingkungan Hidup. Jika memasuki zona tidak sehat (ISPU 200–299), otomatis kebijakan libur sekolah dan aturan masker akan diaktifkan guna mengurangi risiko kesehatan.

Warga disarankan menggunakan masker N95, hindari aktivitas luar ruangan, perbanyak minum air hangat, serta gunakan penjernih udara di rumah jika memungkinkan.(*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#kualitas udara Riau #libur sekolah asap #kesehatan ISPA Riau #pemerintah Kota Pekanbaru