Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Turunkan Tekanan Darah dengan Seledri, Tapi Ibu Hamil Harus Hati-Hati!

Amin Fauzie • Senin, 16 Juni 2025 | 00:23 WIB
Seledri, tanaman berbau khas yang kaya manfaat, salah satunya menurunkan tekanan darah secara alami.
Seledri, tanaman berbau khas yang kaya manfaat, salah satunya menurunkan tekanan darah secara alami.

RADARBONANG.ID - Seledri, tanaman dengan aroma khas yang kerap kita temui sebagai pelengkap sup, ternyata menyimpan manfaat besar bagi kesehatan, salah satunya dapat menurunkan tekanan darah.

Tanaman ini berasal dari keluarga Apiaceae dan umumnya tumbuh subur di dataran tinggi, tepatnya pada ketinggian di atas 600 meter di atas permukaan laut.

Meski berasal dari Eropa, seledri kini telah dibudidayakan secara luas di kawasan Asia, India, Afrika Utara, Rusia Selatan hingga Amerika.

Keanekaragaman seledri terbagi dalam dua jenis utama, yaitu seledri darat dan seledri air.

Keduanya memiliki kesamaan aroma yang kuat pada seluruh bagian tanaman—daun, batang, hingga bijinya.

Namun, bagian yang paling umum digunakan dalam pengobatan tradisional adalah daun dan herbanya.

Dikutip dari berbagai sumber, herba seledri diketahui mengandung senyawa flavonoid bernama apigenin.

Senyawa inilah yang dipercaya berperan dalam membantu menurunkan tekanan darah secara alami.

Cara penggunaannya pun cukup sederhana, masyarakat biasanya merebus daun seledri lalu mengonsumsinya sebagai air rebusan untuk memperlancar pengeluaran urin.

Khasiat ini secara tidak langsung turut membantu menurunkan tekanan darah melalui mekanisme diuretik.

Namun, meskipun seledri dikenal aman dan bermanfaat, bukan berarti tidak ada efek samping yang perlu diwaspadai.

Tanaman ini juga mengandung senyawa firanokumanin, yang dapat memicu reaksi alergi pada sebagian orang, terutama jika dikonsumsi dalam jumlah berlebihan atau oleh mereka yang memiliki sensitivitas tinggi terhadap bahan alami tertentu.

Selain itu, biji seledri juga memiliki efek terhadap hormon wanita.
Konsumsi minyak biji seledri diketahui bisa mempengaruhi siklus menstruasi.

Karena itu, wanita hamil sebaiknya menghindari konsumsi minyak biji seledri, karena dikhawatirkan dapat memicu kontraksi rahim atau bahkan risiko keguguran.

Meski begitu, jika dikonsumsi dalam takaran wajar, seledri tetap menjadi pilihan alami yang aman untuk menjaga kesehatan, khususnya dalam menurunkan tekanan darah secara alami tanpa harus bergantung pada obat kimia.

Jadi, sebelum buru-buru minum obat, tidak ada salahnya coba dulu manfaat dari satu ikat seledri.

Tapi ingat, konsumsi dengan bijak, karena yang alami pun bisa berdampak bila tak digunakan dengan tepat. (*)

Editor : Amin Fauzie
#manfaat #hipertensi #seledri #menurunkan tekanan darah secara alami #ibu hamil #air rebusan #memperlancar pengeluaran urin