RADARBONANG.ID - Mengelola penyakit diabetes tidak selalu harus mengandalkan obat-obatan.
Dalam banyak kasus, perubahan gaya hidup yang sehat bisa menjadi langkah pertama yang efektif untuk mengontrol kadar gula darah.
Pada dasarnya, pengobatan diabetes tidak harus dimulai dengan terapi obat, tetapi lebih kepada upaya perbaikan gaya hidup.
Ada beberapa orang yang berhasil mengontrol kadar gula darah hanya dengan mengubah kebiasaan hidup mereka, meskipun memang ini tidak selalu mudah dilakukan.
Penasaran bagaimana cara melakukannya? Berikut ini beberapa langkah yang dapat membantu Anda mengontrol gula darah secara alami, berdasarkan informasi yang kami rangkum dari berbagai sumber.
Gejala Kenaikan Gula Darah yang Harus Diwaspadai
Peningkatan gula darah bisa ditandai dengan beberapa gejala seperti rasa lapar berlebihan meskipun sudah makan banyak, rasa haus yang terus-menerus, sering buang air kecil, dan penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas.
Jika Anda mengalami gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan gula darah.
Jika hasilnya menunjukkan adanya kelainan, maka perubahan gaya hidup yang lebih aktif sangat diperlukan untuk membantu mengontrol kadar gula darah.
Langkah Pertama: Perbaiki Gaya Hidup
Perbaikan gaya hidup adalah kunci utama dalam mengelola diabetes.
Banyak orang yang hidup dengan gaya hidup sedentari, kurang bergerak, dan lebih banyak duduk daripada beraktivitas fisik. Hal ini dapat meningkatkan risiko gula darah yang tinggi.
Oleh karena itu, untuk mengontrol gula darah, Anda harus mulai dengan meningkatkan aktivitas fisik dan mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama.
Pemeriksaan Gula Darah: Langkah Penting dalam Proses Kontrol
Jika Anda merasa ada gejala yang mengarah ke diabetes, langkah berikutnya adalah melakukan pemeriksaan gula darah. Ini termasuk pengecekan gula darah puasa dan dua jam setelah makan.
Anda juga bisa memeriksa gula darah secara mandiri dengan menggunakan alat strip tes yang kini banyak tersedia di pasaran.
Jika kadar gula darah puasa Anda melebihi 126 mg/dl, sebaiknya lakukan pemeriksaan lanjutan di fasilitas kesehatan terdekat.
Banyak puskesmas atau pos kesehatan menyediakan layanan pengecekan gula darah sebagai langkah awal.
Jika tidak ditemukan tanda-tanda komplikasi, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rujukan lebih lanjut.
Terapi Obat: Sebagai Pendukung Jika Diperlukan
Jika pola makan dan gaya hidup sehat tidak cukup untuk mengatur kadar gula darah, pengobatan dengan terapi obat mungkin diperlukan.
Terapi obat akan membantu menurunkan kadar gula darah yang tinggi dan menghindari risiko komplikasi lebih lanjut.
Biasanya, terapi obat diberikan setelah dilakukan evaluasi kondisi metabolisme dan kadar gula darah yang tidak terkendali.
Memantau Kadar Gula Darah secara Berkala
Jika Anda sudah terdiagnosis dengan diabetes atau mengalami gangguan toleransi glukosa, pemeriksaan kadar gula darah rata-rata atau HbA1c sangat dianjurkan.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memantau fluktuasi kadar gula darah dalam jangka waktu tiga bulan.
Jika kadar HbA1c tetap stabil atau cenderung tinggi, maka Anda perlu mengevaluasi kembali gaya hidup dan pola makan Anda.
Mengelola Stres dan Berolahraga Secara Teratur
Selain memeriksa gula darah secara berkala, penting untuk menerapkan gaya hidup sehat secara menyeluruh.
Mengelola stres, berolahraga secara teratur, dan menjaga pola makan yang seimbang akan membantu Anda mengontrol kadar gula darah secara bertahap.
Jangan lupa untuk tetap aktif bergerak dan menjaga kebiasaan makan yang sehat untuk mencegah gula darah meningkat lagi.
Dengan kombinasi perbaikan gaya hidup dan pemantauan gula darah yang konsisten, Anda dapat mengelola diabetes tanpa bergantung pada obat-obatan.
Semakin awal Anda memperbaiki gaya hidup, semakin besar kemungkinan untuk menghindari komplikasi yang lebih serius di masa depan. (*)
Editor : Amin Fauzie