RADARBONANG - Dokter spesialis gizi klinik mengimbau para pemudik untuk menjaga pola makan dan cukup minum agar tetap bugar selama perjalanan.
"Kalau tubuh tidak terpenuhi asupannya baik nutrisi maupun cairan dengan baik selama perjalanan mudik, hal ini dapat menurunkan stamina yang bisa menimbulkan beberapa masalah kesehatan," kata dr. Mulianah Daya M.Gizi, SpGK, AIFO-K, dilansir dari Antara, pada Kamis (20/3).
Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan bahwa pola makan yang tidak tepat selama perjalanan mudik dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan, seperti mudah lelah, sakit maag, sembelit, atau diare.
Rasa lelah dan masalah kesehatan bisa membahayakan keselamatan baik bagi pengemudi maupun penumpang kendaraan.
Karena itu, dr. Mulianah menyarankan para pemudik untuk memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum memulai perjalanan.
"Setidaknya kita harus memiliki stamina yang baik, ini pun tidak dibentuk secara instan. Itu dibentuk dari pola keseharian, kita mau konsumsi nutrisi yang bergizi, lengkap dan juga seimbang, serta biasakan untuk aktivitas fisik yang rutin," katanya.
Dia juga menyarankan pemudik untuk membawa bekal makanan bergizi dan cukup minum agar tetap sehat selama perjalanan.
Dokter yang berpraktik di Rumah Sakit Mayapada Tangerang itu menyarankan agar pemudik mengonsumsi sekitar delapan hingga 10 gelas atau sekitar dua liter cairan per hari selama perjalanan mudik.
Dia berharap untuk pemudik dapat menghindari makanan yang terlalu pedas, asam, atau mengandung banyak gas, serta minuman berkafein tinggi.
Dia menjelaskan bahwa konsumsi makanan dan minuman tersebut dapat menyebabkan gangguan pencernaan, sulit tidur, serta meningkatkan risiko dehidrasi.
Dia juga menyarankan agar pemudik mengatur waktu istirahat dengan baik dan mengurangi stres selama perjalanan.
Cara yang bisa dilakukan antara lain melakukan relaksasi untuk mengurangi ketegangan otot dan mendengarkan musik agar tetap rileks.
"Jangan lupa bawa obat-obatan pribadi. Kadang-kadang mungkin timbul keluhan-keluhan tertentu masalah kesehatan selama perjalanan. Kita bisa mengantisipasinya dengan mengonsumsi obat-obatan emergency, seperti obat maag, obat diare, atau obat pereda nyeri," tutupnya. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama