Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Hobi Makan Seblak? Waspada Risiko Kesehatan, Begini Cara Menghindarinya!

Amin Fauzie • Minggu, 9 Februari 2025 | 17:40 WIB
Terlalu sering makan seblak bisa membawa risiko bagi kesehatan.
Terlalu sering makan seblak bisa membawa risiko bagi kesehatan.

RADARBONANG.ID - Seblak memang menggugah selera, apalagi bagi pecinta makanan pedas dan berbumbu kuat.

Tapi, tahukah kamu kalau terlalu sering makan seblak bisa membawa risiko bagi kesehatan?

Bukan berarti kamu harus langsung berhenti, tapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar tetap aman dan sehat.

Nah, berikut risiko makan seblak berlebihan dan cara menghindarinya yang dirangkum Radar Bonang dari berbagai sumber.

Seblak dan Risiko Kesehatan

Banyak anak muda yang gemar makan seblak, terutama dipadukan dengan minuman manis.

Kombinasi ini bisa meningkatkan risiko hipertensi dan diabetes, dua penyakit yang jumlah penderitanya terus meningkat di Indonesia.

Menurut data International Diabetes Federation (IDF), pada 2021 Indonesia menempati peringkat kelima dunia dengan 19,5 juta penderita diabetes, dan angka ini diprediksi naik menjadi 28,6 juta orang pada 2045.

Sementara itu, data dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2018 menunjukkan bahwa 34,1% masyarakat Indonesia menderita hipertensi.

Dua penyakit ini bukan hanya berbahaya sendiri, tetapi juga bisa memicu gagal ginjal.

Pasalnya, ginjal harus bekerja ekstra keras untuk menyaring racun dari makanan yang dikonsumsi, terutama yang tinggi garam dan vetsin seperti seblak.

Dampak Langsung pada Pencernaan

Banyak yang berpikir makan seblak hanya berdampak pada ginjal dalam jangka panjang.

Faktanya, lambung adalah organ pertama yang merasakan efek buruknya.

Seblak yang pedas dan berbumbu kuat bisa memicu peningkatan asam lambung, menyebabkan iritasi lambung hingga gangguan pencernaan.

Jadi, kalau kamu sering mengalami perut kembung, mual, atau nyeri setelah makan makanan pedas, mungkin sudah saatnya mulai mengurangi kebiasaan ini.

Cara Tetap Sehat Meski Suka Makan Seblak

Tenang, bukan berarti kamu harus menghindari seblak sepenuhnya. Berikut beberapa tips agar tetap sehat tanpa harus meninggalkan makanan favorit:

✅ Batasi Konsumsi Garam dan Gula – Kurangi tambahan bumbu berlebihan, apalagi jika sudah mengonsumsi makanan asin lainnya dalam sehari.

✅ Perbanyak Minum Air Putih – Membantu ginjal bekerja lebih ringan dalam menyaring racun.

✅ Rajin Berolahraga – Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, jogging, atau olahraga ringan bisa membantu metabolisme tubuh bekerja lebih baik.

✅ Sesuaikan Olahraga dengan Usia – Anak muda bisa memilih olahraga dinamis seperti bulu tangkis, basket, atau sepak bola.

Sedangkan usia 40 tahun ke atas disarankan melakukan olahraga yang lebih ringan seperti jalan santai atau yoga.

Jadi, masih bisa makan seblak? Tentu bisa, asal bijak dalam porsinya! Jangan sampai kesenangan sesaat berujung masalah kesehatan di kemudian hari.

Yuk, mulai hidup lebih sehat! (*)

    Tugu Banyusumurup yang ada lambang kerisnya dan sejumlah bentang alam yang ada di wilayah tersebut.
  Tugu Banyusumurup yang ada lambang kerisnya dan sejumlah bentang alam yang ada di wilayah tersebut.
Editor : Amin Fauzie
#gagal ginjal #kesehatan #makan seblak #diabetes #hipertensi #dampak #vetsin #memicu peningkatan asam lambung #risiko #garam #cara menghindari #pencernaan