RADARBONANG.ID - Nangka, atau Artocarpus heterophyllus, adalah buah tropis yang sangat populer di Asia, termasuk Indonesia.
Meskipun nangka memiliki banyak manfaat kesehatan, ada beberapa kelompok orang yang tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya karena potensi efek samping yang dapat terjadi.
Selain lezat, buah dengan rasa manis dan tekstur kenyal ini juga mengandung zat-zat tertentu yang dapat bereaksi jika dikonsumsi bersamaan dengan sejumlah makanan dan minuman, yang akhirnya dapat menyebabkan masalah kesehatan.
Lantas, apa saja makanan dan minuman tersebut?
Nangka tidak boleh dimakan bersamaan dengan apa?
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari untuk dikonsumsi bersamaan dengan nangka:
1. Cola
Kombinasi nangka dengan minuman berkarbonasi seperti cola dapat menyebabkan kembung perut.
2. Madu
Kombinasi nangka dan madu dapat menyebabkan efek pedas yang tidak nyaman.
Meskipun nangka pada dasarnya aman dikonsumsi, ada baiknya kita selalu memperhatikan bagaimana tubuh bereaksi, terutama jika kita memiliki kondisi kesehatan tertentu.
Siapa yang Sebaiknya Menghindari Nangka?
1. Penderita Alergi Lateks
Nangka termasuk salah satu makanan yang harus dihindari oleh orang dengan alergi lateks karena dapat menyebabkan reaksi alergi seperti gatal-gatal, bengkak, dan ruam di kulit.
2. Mereka yang Akan Menjalani Operasi
Nangka dapat menyebabkan pendarahan dan kantuk berlebihan jika dikombinasikan dengan obat-obatan yang digunakan selama dan setelah operasi.
Oleh karena itu, disarankan untuk berhenti mengonsumsi nangka setidaknya dua minggu sebelum operasi.
3. Penderita Masalah Ginjal
Nangka mengandung banyak kalium, yang dapat berbahaya bagi orang dengan masalah ginjal jika dikonsumsi dalam jumlah besar.
Jadi, bagi penderita gangguan ginjal, nangka adalah salah satu buah yang mungkin perlu dihindari.
Nah, itulah daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari jika dimakan bersamaan dengan nangka, serta beberapa kelompok orang yang tidak dianjurkan mengonsumsinya.
Pungkasnya, jika Anda memiliki kondisi kesehatan tertentu atau merasa tidak nyaman setelah mengonsumsinya, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi. (*)
Editor : Amin Fauzie