Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Ini 10 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Hamil, Ini Bahayanya

Shafa Dina Hayuning Mentari • Selasa, 13 Agustus 2024 | 01:35 WIB
Ada beberapa jenis Makanan yang sebaiknya dihindari saat Hamil.
Ada beberapa jenis Makanan yang sebaiknya dihindari saat Hamil.

TUBAN-Ibu hamil harus berhati–hati ketika memilih makanan yang akan dikonsumsi.

Itu karena beberapa makanan berpotensi membahayakan ibu hamil, terutama kondisi janin.

Beberapa makanan yang dianggap aman untuk dikonsumsi ibu hamil, ternyata berisiko pada kehamilan.

Karena itu, mereka harus memahami dan menghindari beberapa jenis makanan tertentu yang berpotensi membahayakan.

Makanan yang sebaiknya dihindari saat hamil adalah makanan yang mengandung tinggi merkuri, makanan mentah, kafein berlebih, dan alkohol.

Makanan dan minuman tersebut jika dikonsumsi selama masa kehamilan memiliki potensi membahayakan kesehatan janin.

Tidak hanya jenis makanan, cara mengolah makanan juga penting diperhatikan.

Jika proses memasaknya tidak benar, maka dapat menjadi sumber infeksi atau keracunan bagi ibu dan janin.

Dikutip dari fhcsd.org, berikut 10 makanan yang sebaiknya dihindari selama hamil:

1. Makanan yang mengandung lemak jenuh

Sebaiknya ibu hamil menghindari mengonsumsi lemak jenuh, lemak padat, dan lemak trans, seperti lemak babi, lemak ayam, lemak daging sapi, margarin, mentega, dan lainnya.

Itu karena lemak–lemak tersebut meningkatkan kadar kolesterol dan meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan diabetes.

2. Telur mentah atau setengah matang

Telur merupakan sumber protein yang baik untuk tubuh.

Namun, mengonsumsi telur setengah matang atau dalam kondisi mentah sangat tidak direkomendasikan.

Telur yang masih mentah atau setengah matang memiliki risiko untuk menularkan infeksi dari bakteri salmonella.

Bakteri ini bisa mengganggu kesehatan dan pertumbuhan janin dalam kandungan.

3. Makanan tinggi merkuri

Beberapa makanan laut atau seafood, seperti ikan todak, tenggiri, tuna, dan kerang memiliki kandungan merkuri yang tinggi.

Jika makanan ini dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu hamil, maka dapat menyebabkan gangguan saraf dan ginjal pada ibu hamil.

Makanan ini juga berpotensi menyebabkan bayi terlahir cacat dan mengalami gangguan pertumbuhan.

Jumlah porsi yang disarankan untuk ibu hamil jika ingin mengonsumsi makanan ini adalah sebanyak 300 gram atau sekitar 2 porsi dalam satu minggu.

4. Keju dan susu yang belum dipasteurisasi

Keju dan susu yang belum dipasteurisasi atau proses pemanasan disarankan untuk tidak konsumsi ibu hamil.

Keju dan susu yang belum melalui proses ini mengandung bakteri yang dapat membahayakan janin dalam kandungan.

5. Daging mentah atau setengah matang

Daging yang dimasak setengah matang atau bahkan masih mentah dapat menyebabkan penyakit, seperti listeria yang dapat membahayakan kesehatan ibu dan janin.

6. Ikan mentah atau setengah matang

Ikan yang dikonsumsi mentah atau setengah matang, seperti sushi dapat meningkatkan risiko infeksi pada ibu hamil.

Karena itu, sebaiknya dihindari mengonsumsi makanan ini selama masa kehamilan.

7. Kafein

Dokter atau ahli gizi merekomendasikan jumlah takaran kafein yang aman untuk dikonsumsi ibu hamil.

Dokter menyarankan untuk membatasi asupan kafein sampai satu cangkir sehari jika memang tidak bisa menghindari kafein.

8. Alkohol

Minuman ini tidak dianjurkan dikonsumsi ibu hamil karena bisa meningkatkan risiko keguguran atau janin mati dalam kandungan.

Risiko lain menghambat pertumbuhan otak janin, dan dapat menyebabkan kelainan jantung atau bentuk wajah pada janin.

9. Jeroan

Makanan ini hanya boleh dikonsumsi satu kali seminggu dan dengan porsi secukupnya.

Terlalu banyak mengonsumsi jeroan mengganggu pertumbuhan janin dan menyebabkan gangguan hati pada ibu hamil.

10. Buah dan sayur tidak dicuci

Tidak mencuci buah dan sayur yang akan dikonsumsi dapat menyebabkan infeksi, karena kuman dan parasit yang kemungkinan masih menempel.

Salah satu jenis parasit yang dapat mengontaminasi buah dan sayur adalah toxoplasma gondii yang dapat menyebabkan kebutaan dan gangguan pada otak janin.

Saat hamil, berhati – hatilah dan cari tahu terlebih dahulu apa saja yang aman untuk dikonsumsi dan yang tidak.

Pastikan juga untuk berkonsultasi dengan dokter dan ahli gizi untuk mengetahui secara pasti makanan yang harus dikonsumsi.

Jika ibu hamil mengonsumsi makanan dengan pola makan yang tepat, bayi yang dilahirkan akan terbebas dari komplikasi dan juga masalah kesehatan yang membahayakan. (*)

DIPERBAIKI: Roda belakang truk fuso lepas akibat patah as roda belakang hingga menyebabkan bak truk miring di jalan menikung Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh Senin (12/8)
DIPERBAIKI: Roda belakang truk fuso lepas akibat patah as roda belakang hingga menyebabkan bak truk miring di jalan menikung Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Singojuruh Senin (12/8)
Photo
Photo
Photo
Photo
Editor : Dwi Setiyawan
#makanan #bahaya #membahayakan kesehatan janin #dihindari saat hamil