Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Diet Cacing Pita, Tren Diet Abad 18 yang Sebaiknya Dihindari. Ini 5 Bahayanya bagi Kesehatan Tubuh!

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 8 Juli 2024 | 16:35 WIB
Diet cacing pita dapat menurunkan berat badan dengan cepat, namun sangat berbahaya.
Diet cacing pita dapat menurunkan berat badan dengan cepat, namun sangat berbahaya.

TUBAN-Banyak sekali metode diet yang dilakukan banyak orang untuk mengurangi berat badannya.

Mulai diet mediterania, diet rendah karbohidrat, dan lainnya. Termasuk paling ekstrem, dengan bantuan cacing pita.

Diet ini mulai dipraktikkan para wanita era Victoria sekitar abad 18 atau 19.

Diet cacing pita ini ternyata masih banyak digunakan di zaman sekarang untuk mengurangi berat badan dalam waktu singkat dan tanpa melakukan olahraga teratur.

Meski sebenarnya tampak mengesankan, namun diet cacing pita bisa menimbulkan masalah kesehatan yang sangat serius di masa mendatang.

Diet ini dilakukan dengan mengonsumsi pil yang di dalamnya terdapat telur–telur cacing pita.

Telur cacing tersebut akan menetas dan tumbuh menjadi cacing dewasa di dalam usus.

Seseorang yang melakukan diet ekstrem ini dapat makan apa saja yang diinginkan dan tetap bisa menurunkan berat badan karena cacing pita dalam ususnya memakan semua kalori, bahkan nutrisi yang dikonsumsi.

Setelah seseorang mendapatkan berat badan yang diinginkan, maka dokter membantu mengeluarkan cacing pita dari dalam ususnya dengan cara meresepkan obat–obatan oral atau perawatan lain, tergantung infeksi yang dialami.

Mengutip dari healthline.com, obat –obatan yang diresepkan berfungsi mengobati peradangan usus akibat infeksi, obat antikejang jika mengalami kejang karena infeksi, pengobatan pembengkakan otak jika terjadi, dan beberapa lainnya.

Diet ini sama saja dengan infeksi cacing pita yang sangat berbahaya dan menimbulkan kerugian pada tubuh dibanding dengan manfaatnya untuk menurunkan berat badan dengan cepat.

Berikut ini adalah bahaya melakukan diet cacing pita:

1. Infeksi paru – paru dan meningitis

Cacing pita dapat menginfeksi paru– paru dan otak.

Ini mengakibatkan orang yang memiliki cacing pita dalam tubuhnya mengalami infeksi pada paru – paru dan otaknya.

2. Menginfeksi organ dalam lainnya

Cacing pita tidak bisa dikendalikan ketika menempel.

Ini mengakibatkan cacing pita tidak hanya berada di dalam usus, namun juga menempel pada organ dan jaringan lain di dalam tubuh.

3. Malnutrisi

Cacing pita di dalam usus akan memakan semua kebutuhan nutrisi penting bagi tubuh, sehingga dapat menyebabkan seseorang yang menggunakan metode diet ini mengalami malnutrisi atau kekurangan nutrisi.

4. Gangguan pencernaan

Cacing pita dapat memicu gangguan pada sistem pencernaan, seperti infeksi usus buntu, diare, kembung, nyeri perut, dan lainnya.

5. Masalah neurologis

Komplikasi serius ini terjadi akibat cacing pita yang menyerang sistem saraf pusat, sehingga menyebabkan kejang, gangguan mental, demensia, dan gangguan koordinasi tubuh.

6. Kematian

Diet cacing pita dapat menyebabkan kematian karena komplikasi serius yang terjadi di dalam tubuhnya, seperti kerusakan organ–organ dalam dan infeksi saraf pusat yang dapat mengancam nyawa.

Diet ekstrem memang membantu menurunkan berat badan lebih cepat dan juga tidak perlu melakukan olahraga.

Namun, diet ekstrem dapat menimbulkan masalah kesehatan yang jauh lebih berbahaya dan merugikan.

Karena itu, lakukan metode diet yang sudah dianjurkan pakar kesehatan, dokter, dan ahli diet untuk mendapatkan berat badan ideal dan sehat untuk tubuh. (*)

DETIK-DETIK Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membuka jalan sehat dalam rangka Dies Natalis UT Malang ke-40.
DETIK-DETIK Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin membuka jalan sehat dalam rangka Dies Natalis UT Malang ke-40.
Editor : Amin Fauzie
#diet cacing pita #infeksi organ dalam #malnutrisi