Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Asap Obat Nyamuk Bakar: Bahaya dan Tanda-Tanda Keracunan setelah Menghirup Menurut Ahli

Shafa Dina Hayuning Mentari • Jumat, 28 Juni 2024 | 12:55 WIB
Obat nyamuk bakar mengandung beberapa zat berbahaya yang jika terhirup membahayakan kesehatan.
Obat nyamuk bakar mengandung beberapa zat berbahaya yang jika terhirup membahayakan kesehatan.

TUBAN-Obat nyamuk bakar telah lama digunakan sebagian masyarakat untuk mengusir atau membasmi nyamuk di dalam ruang.

Tanpa disadari, asap obat nyamuk bakar dapat menimbulkan beberapa masalah kesehatan.

Meski sudah banyak orang yang mengerti efek samping obat nyamuk bakar, masih ada beberapa orang yang tetap menggunakannya.

Obat nyamuk bakar mengandung beberapa zat berbahaya yang jika terhirup membahayakan kesehatan. Zat tersebut adalah karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan formaldehida.

Zat–zat tersebut akan dilepaskan ketika obat nyamuk bakar mulai dinyalakan.

Beberapa orang akan merasakan pusing, sakit kepala, iritasi mata, bahkan sesak napas ketika menghirup asap obat nyamuk bakar.

“Jika merasa pusing, mual, setelah menghirup obat anti nyamuk, itu tandanya kita sudah keracunan,” kata ahli toksikologi kimia FMIPA UI, Dr.rer.nat. Budiawan di laman Universitas Indonesia.

Penggunaan obat nyamuk bakar seharusnya dilakukan di ruang terbuka.

Sedangkan obat nyamuk semprot harus dilakukan di ruang yang tidak ada orang dan disemprotkan minimal 1 jam sebelum tidur.

Bahan–bahan aktif dalam obat nyamuk berbeda–beda pada setiap merk dengan konsentrasi yang ringan, berat, sampai yang toksik.

Mengutip dari alodokter.com, penggunaan obat nyamuk bakar dalam jangka waktu yang lama memungkinkan peningkatan risiko gangguan kesehatan sebagai berikut:

1. Asma

Asma dapat terjadi karena zat berbahaya yang dihasilkan dari pembakaran obat nyamuk, seperti formalin yang dapat menyebabkan asma pada orang yang menghirupnya.

Zat sulfur dioksida yang terkandung juga dapat memperparah asma.

2. Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)

Penggunaan jangka panjang obat nyamuk bakar dapat menyebabkan meningkatnya risiko terkena ISPA.

Gejala yang ditimbulkan dapat berupa batuk, pilek, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, demam tinggi, pusing, hingga sesak napas.

3. Kanker paru – paru

Kandungan formaldehida pada obat nyamuk bakar dapat meningkatkan risiko penyakit kanker paru–paru dan kanker nasofaring.

4. Keracunan

Asap yang dihasilkan dari obat nyamuk bakar mengandung karbon monoksida. Jika terlalu sering terpapar zat ini, maka dapat menyebabkan keracunan monoksida.

Gejalanya dapat berupa mual, sakit kepala, sesak napas, pandangan kabur, nyeri dada, hingga kehilangan kesadaran.

Keracunan zat ini juga dapat menyebabkan kerusakan otak, kerusakan jantung, dan keguguran.

Penggunaan obat nyamuk bakar sebenarnya kurang disarankan karena jika terlalu sering digunakan, maka menyebabkan masalah kesehatan seperti asma, keracunan, hingga memicu kanker.

Namun, ada beberapa langkah–langkah yang dapat dilakukan untuk meminimalisir terjadinya masalah kesehatan meski tetap menggunakan obat nyamuk bakar.

Langkah tersebut, antara lain, mengikuti instruksi pemakaian yang tertera di kemasan dan tidak tidur dengan kondisi obat nyamuk bakar masih menyala.

Kalau perlu, membuka pintu ketika menyalakan obat nyamuk bakar dan  menggunakan obat nyamuk bakar tidak lebih dari 3 kali seminggu.

Penggunaan segala jenis obat nyamuk memang dapat mempermudah mengusir dan membasmi nyamuk, namun tetap perhatikan dampak buruknya bagi kesehatan.

Sebagai alternatif solusi dan tidak membahayakan kesehatan, dapat juga menggunakan minyak kayu manis, minyak sereh, dan juga eucalyptus untuk mengusir nyamuk. (*)

Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan SK Bupati kepada para lurah di kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya, Kantor Bupati Sleman (27/6).
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo memberikan SK Bupati kepada para lurah di kabupaten Sleman di Pendopo Parasamya, Kantor Bupati Sleman (27/6).
Editor : Amin Fauzie
#bahaya #efek samping #obat nyamuk bakar #keracunan #ispa #menghirup asap