Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Jangan Anggap Wajar Keluar Keringat Berlebihan! Kenali Penyebab, Gejala, dan Cara Pengobatannya

Shafa Dina Hayuning Mentari • Senin, 10 Juni 2024 | 20:05 WIB
Orang yang menderita hiperhidrosis akan mengeluarkan keringat berlebihan meski tubuh tidak sedang membutuhkan pendinginan.
Orang yang menderita hiperhidrosis akan mengeluarkan keringat berlebihan meski tubuh tidak sedang membutuhkan pendinginan.

TUBAN-Hiperhidrosis adalah kondisi tubuh memproduksi keringat secara berlebihan.

Hiperhidrosis dapat terjadi saat cuaca tidak dalam temperatur yang panas atau tidak sedang berolahraga.

Namun, orang yang menderita hiperhidrosis akan mengeluarkan keringat, meski tubuh tidak sedang membutuhkan pendinginan.

Penderita hiperhidrosis sering berkeringat pada area telapak tangan, kaki, ketiak, atau kepala.

Walau bagian tubuh lainnya tidak berkeringat, beberapa area tersebut tetap mengeluarkan keringat.

Dikutip dari halodoc.com, kondisi hiperhidrosis dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup penderitanya.

Hal tersebut karena memengaruhi kondisi psikologis dan lingkungan sosial karena penderitanya merasa tidak percaya diri.

Ini menyebabkan terganggunya kegiatan penderitanya.

Hiperhidrosis juga dapat memengaruhi kondisi kulit karena dapat mengganggu mekanisme perlindungan alami pada kulit.

Karena itu, kulit berisiko mengalami penyakit kulit yang disebabkan jamur, bakteri, atau virus.

Hiperhidrosis dibagi dalam dua kategori, yaitu hiperhidrosis primer yang dipengaruhi genetik.

Sedangkan hiperhidrosis sekunder akibat kondisi medis tertentu.

Dilansir dalam American Academy of Dermatology Association, peneliti mengungkapkan beberapa orang memiliki risiko tinggi menderita hiperhidrosis sebagai berikut:

1. Kondisi medis

Kondisi ini karena pengaruh obat–obatan karena penderita mengalami iabetes, hipertiroid, gangguan jantung, kanker, stroke, dan lainnya.

2. Orang yang mengonsumsi suplemen

Semua orang dan semua kelompok sia dapat berisiko menderita hiperhidrosis.

Kebanyakan seseorang menderita hiperhidrosis ketika masih anak – anak dan remaja.

3. Faktor genetik

Faktor ini dipengaruhi anggota keluarga yang menderita hiperhidrosis.

Gejala hyperhidrosis ditandai dengan berkeringat saat udara tidak panas dan berkeringat ketika tidak sedang olahraga.

Gejala berikutnya, sulit membuka pintu atau memegang pena karena telapak tangan berkeringat.

Juga kulit menjadi lembut, berwarna putih, terkelupas di beberapa area tertentu, dan infeksi pada bagian tubuh yang mengeluarkan keringat berlebih.

Untuk mendiagnosis hiperhidrosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan darah, dan urine.

Selain itu, ada juga yang memerlukan tes keringat.

Untuk menemukan kondisi medis yang menjadi penyebabnya, bisa jadi dokter akan melakukan tes medis lain.

Pengobatan pada penderita hiperhidrosis tergantung pada jenis hiperhidrosis yang diderita. Salah satunya pengobatan hiperhidrosis.

Pengobatan ini berfungsi menyumbat kelenjar keringat, sehingga membantu mengurangi produksi keringat berlebih.

Pengobatan dengan antidepresan. Obat ini diresepkan untuk mengurangi kegelisahan atau kecemasan yang dapat memperparah kondisi hiperhidrosis.

Sedangkan pengobatan iontophoresis menggunakan alat untuk menghambat produksi keringat di area tangan dan kaki melalui aliran listrik.

Pengobatan lainnya, menggunakan botulinum toksin. Obat ini disuntikkan sebagai penghambat saraf yang memproduksi keringat secara sementara.

Pengobatan yang terakhir adalah operasi pengangkatan kelenjar keringat.

Operasi ini dilakukan jika produksi keringat berlebih pada ketiak. Sedangkan untuk mengontrol keringat pada telapak tangan, dokter dapat melakukan simpatektomi.

Perlu diketahui bahwa hiperhidrosis dapat menimbulkan komplikasi, seperti infeksi kulit pada area yang memproduksi banyak keringat, bau badan yang memengaruhi kegiatan sehari–hari, dan perasaan malu dan tidak percaya diri karena baju atau tangan yang basah. (*)

SEMRINGAH: Dua perwakilan kepala unit BRI pemenang Undian Panen Hadian Simpedes Branch Office Kudus membawa replika kunci mobil grand prize saat seremoni pengundian di Pijar Park pada Sabtu (8/6) lalu
SEMRINGAH: Dua perwakilan kepala unit BRI pemenang Undian Panen Hadian Simpedes Branch Office Kudus membawa replika kunci mobil grand prize saat seremoni pengundian di Pijar Park pada Sabtu (8/6) lalu
Editor : Amin Fauzie
#gejala #hiperhidrosis #keringat #Cara Pengobatan #berlebihan #penyebab