TUBAN-Di tengah panasnya suhu udara di musim kemarau seperti sekarang, AC menjadi solusi untuk mendinginkan ruangan.
Namun, tahukah kalian kalau AC juga menyimpan bahaya bagi kesehatan bayi?
Ya, di balik kesejukannya, AC ternyata dapat membawa dampak negatif bagi si kecil, lho!
Bayi memiliki sistem kekebalan tubuh yang masih lemah dan rentan terhadap perubahan suhu.
Seperti dilansir di laman BabyCenter, paparan AC yang berlebihan dapat menyebabkan beberapa masalah kesehatan bagi bayi sebagai berikut:
1. Infeksi pernapasan
Udara dingin dan kering dari AC dapat mengeringkan lendir di hidung dan tenggorokan bayi.
Kondisi ini memicu bayi lebih mudah terserang infeksi pernapasan, seperti pilek, batuk, dan radang paru-paru.
2. Iritasi kulit
Udara kering dari AC dapat menyebabkan kulit bayi kering, iritasi, dan eksim.
3. Penurunan suhu tubuh (hipotermia)
Bayi belum memiliki kemampuan untuk mengatur suhu tubuhnya sendiri dengan baik.
Suhu ruangan yang terlalu dingin karena AC dapat menyebabkan hipotermia, yang ditandai dengan kedinginan, pucat, dan lethargy.
4. Gangguan tidur
Suhu ruangan yang terlalu dingin dapat mengganggu pola tidur bayi dan membuatnya sulit untuk tidur nyenyak.
Meski demikian, bukan berarti kalian harus menghindari penggunaan AC. AC untuk bayi aman jika digunakan dengan tepat.
Berikut beberapa tips untuk menjaga kesehatan dan kenyamanan bayi.
Paling utama, atur suhu ruangan yang ideal untuk bayi, sekitar 25-27 derajat Celsius.
Hindari menyetel AC terlalu dingin.
Mengatur kelembapan udara sangat penting untuk menjaga suhu ruangan tetap ideal.
Kondisi kebersihan AC juga penting dijaga dengan rutin membersihkan filternya untuk mencegah penumpukan debu dan jamur.
Jika bayi menunjukkan tanda-tanda tidak nyaman seperti pilek, batuk, atau kulit kering, segera matikan AC dan konsultasikan dengan dokter.
Tak kalah pentingnya kenakan pakaian yang nyaman sesuai suhu ruangan.
Hindari memakai pakaian terlalu tebal atau terlalu tipis. (*)