TUBAN-Musim panas identik dengan sinar matahari yang terik dan cuaca yang panas.
Tak hanya orang dewasa, bayi pun bisa merasakan dampak musim panas.
Kulit bayi yang masih sensitif rentan mengalami ruam dan iritasi saat cuaca panas.
Seperti yang dilansir di laman Healthdirect, bayi memiliki risiko lebih tinggi mengalami ruam panas (heat rash) dibandingkan orang dewasa.
Karena kelenjar keringat belum berkembang sempurna, mereka lebih mudah berkeringat dan tersumbat.
Sebagai orang tua, tentu kita ingin si kecil tetap nyaman dan aman di tengah cuaca panas.
Nah, artikel ini membahas beberapa tips jitu untuk menjaga kulit bayi dari ruam dan iritasi saat cuaca panas:
1. Rutin Mandi
Mandikan bayi dua kali sehari dengan air hangat, tidak panas.
Hindari penggunaan sabun mandi yang terlalu keras atau mengandung parfum karena dapat mengiritasi kulit bayi.
Gunakan sabun mandi khusus bayi yang hypoallergenic dan bebas pewangi.
2. Gunakan Pelembap
Setelah mandi, oleskan pelembap hypoallergenic pada kulit bayi untuk menjaga kelembabannya.
Pilihlah pelembap yang bebas pewangi dan pewarna agar aman untuk kulit bayi.
3. Pakaian yang Tepat
Pilihlah pakaian bayi yang terbuat dari bahan katun yang sejuk dan menyerap keringat.
Hindari pakaian berbahan sintetis yang dapat membuat bayi kepanasan dan berkeringat, sehingga memicu ruam.
Pilihlah pakaian yang longgar agar sirkulasi udara di tubuh bayi lancar.
4. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung
Batasi paparan sinar matahari langsung pada bayi, terutama pada jam-jam terik matahari, yaitu antara pukul 10 pagi hingga 4 sore.
Gunakan topi dan payung saat bepergian dengan bayi.
Selanjutnya, oleskan tabir surya dengan SPF minimal 30 pada kulit bayi yang terbuka 15 menit sebelum keluar rumah.
5. Jaga Kebersihan Popok
Gantilah popok bayi secara teratur, terutama saat popok terasa basah atau kotor.
Gunakan popok yang terbuat dari bahan yang lembut dan berventilasi baik untuk mencegah iritasi pada kulit bayi.
6. Berikan ASI/Susu Formula yang Cukup
Pemberian ASI/susu formula yang cukup penting untuk menjaga hidrasi tubuh bayi dan membantu mencegah dehidrasi yang dapat memperburuk ruam dan iritasi kulit.
7. Konsultasi dengan Dokter
Jika bayi mengalami ruam atau iritasi kulit yang parah, segera konsultasikan dengan dokter anak untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat.
Merawat kulit bayi memang membutuhkan perhatian ekstra, terutama saat cuaca panas.
Dengan pengetahuan dan ketelatenan, diharapkan si kecil dapat terhindar dari masalah kulit dan tumbuh kembangnya pun optimal. (*)