TUBAN-Obesitas tidak hanya membuat kita tidak tampil percaya diri.
Berat badan berlebihan juga buruk bagi kesehatan karena membatasi aktivitas kita sehari hari.
Laman Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta menguraikan prinsip bahwa berat badan akan turun bila kalori yang dikonsumsi lebih sedikit dari yang digunakan.
Dengan demikian, makan lebih sedikit lebih memudahkan menjaga kalori. Tentunya sesuai anjuran Islam yang dikombinasikan dengan penelitian ilmiah.
Berikut cara diet yang baik dan sehat sesuai anjuran Islam:
1. Konsumsi Makanan yang Halal, Sehat, dan Bergizi
Keharusan bagi seorang muslim untuk mengonsumsi makanan halal. Hal itu sebagaimana firman Allah dalam surah Al-Baqarah ayat 168 yang artinya:
“Wahai manusia! Makanlah dari (makanan) yang halal dan baik yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah setan. Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagimu.”
Dalam studi BMJ, gula bisa menyebabkan adiksi dan perubahan mood.
Konsumsi berlebih juga dapat menyebabkan risiko diabetes. Karena itu, disarankan untuk berbuka dan sahur dengan makanan yang tinggi protein rendah karbohidrat.
Salah satu yang sesuai dengan kriteria di atas adalah diet ketogenic.
Rendah glukosa, namun tinggi protein dan serat.
Rasulullah juga sering mencontohkan mengkonsumsi gandum (gula tidak sederhana), daging merah (bagian rendah lemak) serta makanan (buah) dan minuman (infused water/ rendaman kurma) tinggi Serat.
Firman Allah dalam surah Al-Mu’minun ayat 51 menyebutkan;
“Wahai para Rasul! Makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah kebajikan. Sungguh, Aku Maha Mengetahui apa yang kaum kerjakan.’’
2. Atur Porsi, Tidak Makan-Minum Berlebihan
Makan yang berlebihan membuat kita menjadi hilang kendali dalam mengendalikan nafsu. Berat badan kita pun dipastikan semakin bertambah.
Karena itu, dalam Islam dianjurkan agar kita makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang.
Surah Al-A’raf ayat 31 menyebutkan:
“Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”
Rasulullah SAW juga bersabda:
‘’Tidaklah anak anak cucu Adam mengisi wadah yang lebih buruk dari perutnya. Sebenarnya beberapa suap saja sudah cukup untukk menegakan tulang rusuknya.
Kalau dia harus mengisinya, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk bernapas, dan sepertiga lagi untuk bernapas.” (HR. At-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Muslim)
3. Lakukan Aktifitas Fisik yang Cukup
Selain menjaga pola makan, kita harus tetap memperhatikan aktivitas fisik.
Peningkatan aktivitas fisik bisa memperbaiki metabolisme dan menguatkan tubuh, sehingga proses diet bisa berjalan lebih cepat.
Islam juga mengajarkan untuk senantias melakukan olahraga agar tidak malas dan juga sehat.
Itu sebagaimana sabda Rasulullah: “Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah, ketimbang orang mukmin yang lemah.”
Dalam konteks itu pula, Rasulullah mengizinkan orang-orang abesenia untuk memainkan tombak di Masjid Nabawi yang mulia.
Nabi juga mengizinkan Aisyah, istri Baginda untuk melihat mereka (HR Muttafaq ‘Alaih).
Adapun olahraga yang dianjurkan Islam adalah berenang, berkuda atau memanah.
Olahraga juga bisa meningkatkan mood, sehingga beraktivitas bisa lebih bersemangat dan menjaga kesehatan mental.
“Sesungguhnya melancong dan rekreasi umatku adalah berjihad di jalan Allah.” (HR Abu Dawud, Hakim, Baihaqi dan at-Thabrani. (*)
Editor : Amin Fauzie