RADARBONANG.ID - Syi'ir Tanpo Waton, yang dikenal luas sebagai Sholawat Gus Dur, merupakan syair berbahasa Jawa yang sarat dengan pesan spiritual dan etika.
Meskipun sering dikaitkan dengan KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), syair ini sebenarnya diciptakan oleh KH Moh. Nizam As-Sofa (Gus Nizam), pengasuh Pondok Pesantren Ahlus Shofa wal Wafa di Sidoarjo, Jawa Timur.
Link Download Syi'ir Tanpo Waton, lirik dan terjemahannya ada di bawah artikel ini.
Kesamaan suara antara Gus Nizam dan Gus Dur saat melantunkan syair ini menyebabkan banyak orang mengira bahwa Gus Dur adalah penciptanya.
Lirik Syi'ir Tanpo Waton
Berikut adalah kutipan dari lirik Syi'ir Tanpo Waton:
Astaghfirullah robbal baroya
Astaghfirullah minal khotoya
Robbi zidni ‘ilman naafi’a
Wawafiqni ‘amalan sholiha
Aku memohon ampun kepada Allah, Tuhan seluruh makhluk
Aku memohon ampun atas segala dosa dan kesalahan
Ya Tuhanku, tambahkanlah padaku ilmu yang bermanfaat
Dan berilah aku petunjuk untuk dapat beramal saleh
Ya Rosulullah, salamun alaik
Ya rofi’a syaani wadaroji
Athfatayyaji rotal ‘alami
Ya uhailalju diwal karomi
Wahai Rasulullah, salam sejahtera atasmu
Wahai yang derajatnya tinggi dan mulia
Limpahkanlah cahaya untuk semesta alam
Wahai lautan kemurahan dan kemuliaan
Ngawiti ingsun nglaras syi’iran
Kelawan muji maring Pangeran
Kang paring rohmat lan kanikmatan
Rino wengine tanpo pitungan
Aku mulai menembang syi'ir ini
Dengan memuji kepada Tuhan
Yang memberi rahmat dan kenikmatan
Siang dan malam tanpa perhitungan
Duh bolo konco priyo wanito
Ojo mung ngaji syare’at bloko
Gur pinter ndongeng, nulis lan moco
Tembe mburine bakal sengsoro
Wahai saudara, kawan pria dan wanita
Jangan hanya belajar syariat semata
Hanya pandai bercerita, menulis dan membaca
Kelak di akhirat bisa celaka
Akeh kang apal Qur'an Haditse
Seneng ngafirke marang liyane
Kafire dewe dak digatekke
Yen isih kotor ati akale
Banyak yang hafal Al-Qur’an dan Hadis
Tapi suka mengkafirkan sesamanya
Padahal dirinya pun perlu diperiksa
Kalau hatinya masih kotor dan akalnya gelap
Gampang kabujuk nafsu angkoro
Ing pepahese gebyareng dunyo
Iri lan meri sugihe tonggo
Mulo atine peteng lan nisto
Mudah tergoda nafsu dunia
Tertipu gemerlap harta dunia
Iri dan dengki pada tetangga yang kaya
Maka hatinya menjadi gelap dan hina
Ayo sedulur jo nglaleake
Wajibe ngaji sak pranatane
Nggo ngandelake iman tauhite
Baguse sangu mulyo matine
Ayo saudara, jangan lalaikan
Kewajiban menuntut ilmu seutuhnya
Untuk memperkuat iman dan tauhidnya
Agar menjadi bekal mulia di akhir hayatnya
Kang aran sholeh bagus atine
Kerono mapan seri ngelmune
Laku thoriqot lan ma'rifate
Ugo hakikot manjing rasane
Yang disebut sholeh adalah yang baik hatinya
Karena kuat dalam ilmu dan amalnya
Menempuh jalan thariqah dan makrifat
Juga memahami hakikat dengan rasa
Al-Quran Qodim wahyu minulyo
Tanpo ditulis biso diwoco
Iku wejangan guru waskito
Den tanjepake ing jero dodo
Al-Qur’an yang agung adalah wahyu mulia
Tanpa ditulis pun bisa terbaca
Itulah petuah dari guru bijaksana
Yang harus ditanam dalam dada
Kumantil ati lan pikirane
Ngrasuk ing badan kabeh jeroan
Mu'jizat Rosul dadi pedoman
Minongko dalan manjinge iman
Tertanam dalam hati dan pikiran
Meresap dalam tubuh dan seluruh anggota
Mukjizat Rasul menjadi pedoman
Sebagai jalan masuknya keimanan
Kelawan Allah kang Moho Suci
Kudu rangkulan rino lan wengi
Ditirakati diriyadhohi
Dzikir lan suluk jo nganti lali
Dengan Allah Yang Maha Suci
Harus selalu terikat siang dan malam
Dilalui dengan tirakat dan latihan rohani
Dzikir dan suluk, jangan sampai dilupakan
Uripe ayem rumongso aman
Dununge roso tondo yen iman
Sabar narimo najan pas-pasan
Kabeh tinakdir saking Pangeran
Hidup akan tenang dan merasa aman
Letak rasa itu pertanda iman
Sabar dan menerima meski hidup pas-pasan
Semua telah ditakdirkan oleh Tuhan
Kelawan konco dulur lan tonggo
Kang podho rukun ojo dursilo
Iku sunahe Rosul kang mulyo
Nabi Muhammad panutan kito
Dengan teman, saudara, dan tetangga
Harus rukun dan jangan berbuat jahat
Itulah sunnah Rasul yang mulia
Nabi Muhammad adalah panutan kita
Ayo nglakoni sekabehane
Allah kang bakal ngangkat drajate
Senajan asor toto dhohire
Ananging Mulyo Maqom drajate
Mari kita jalani semuanya
Allah-lah yang akan mengangkat derajat seseorang
Meskipun tampak hina secara lahiriah (penampilan luar)
Namun sesungguhnya mulia maqam (kedudukan) dan derajatnya
Lamun palastro ing pungkasane
ora kesasar roh lan sukmane
Den gadhang Allah swargo manggone
Utuh mayite ugo ulese
Jika meninggal di akhir hayatnya
Maka roh dan jiwanya tidak akan tersesat
Karena Allah telah menyiapkan surga sebagai tempatnya
Bahkan jasadnya tetap utuh beserta kain kafannya
Ya Rosulullah, salamun alaik
Ya rofi’a syaani wadaroji
Athfatayyaji rotal ‘alami
Ya uhailalju diwal karomi
Wahai Rasulullah, salam sejahtera atasmu
Wahai yang derajatnya tinggi dan mulia
Limpahkanlah cahaya untuk semesta alam
Wahai lautan kemurahan dan kemuliaan
Makna dan Pesan Moral
Syi'ir Tanpo Waton mengandung pesan-pesan mendalam yang relevan bagi kehidupan sehari-hari:
- Pentingnya Ilmu dan Amal: Syair ini mengingatkan bahwa mempelajari syariat saja tidak cukup. Ilmu harus diiringi dengan amal dan pemahaman yang mendalam agar tidak terjerumus dalam kesesatan.
- Introspeksi Diri: Mengajak umat untuk tidak mudah menghakimi atau mengkafirkan orang lain, melainkan fokus pada perbaikan diri sendiri.
- Menjaga Hati dari Duniawi: Menghindari sifat iri, dengki, dan keserakahan terhadap harta dunia yang dapat menggelapkan hati.
- Menjalani Kehidupan Spiritual: Mendorong untuk menjalani kehidupan dengan dzikir, tirakat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT agar hidup menjadi tenang dan penuh berkah.
- Meneladani Rasulullah SAW: Menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dalam kehidupan, baik dalam ibadah maupun interaksi sosial.
Syair ini tidak hanya sebagai bentuk pujian, tetapi juga sebagai pengingat untuk selalu introspeksi dan memperbaiki diri dalam menjalani kehidupan.
Syi'ir Tanpo Waton tetap relevan hingga kini, menjadi pengingat bagi umat Islam untuk selalu memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (*)
Untuk download lirik lengkap dan terjemahan, Klik link download Syi'ir Tanpo Waton di bawah ini:
Link Download Syi'ir Tanpo Waton - JPG
Link Download Syi'ir Tanpo Waton - PDF