RADARTUBAN - Bagi pecinta astronomi, Maret 2025 akan menjadi bulan yang spesial! Dua fenomena langit yang menakjubkan, supermoon dan gerhana bulan total, akan menghiasi langit malam dan bisa disaksikan langsung tanpa teleskop.
Supermoon: Bulan Tampak Lebih Besar dan Terang
Supermoon terjadi ketika Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi dalam orbitnya. Pada saat ini, Bulan tampak lebih besar sekitar 14% dan lebih terang hingga 30% dibandingkan bulan purnama biasa.
Fenomena ini selalu menjadi daya tarik bagi pengamat langit karena memberikan pemandangan yang spektakuler, terutama bagi yang gemar mengabadikan keindahan bulan dengan kamera.
Gerhana Bulan Total: Bulan Berubah Warna Menjadi Merah
Selain Supermoon, pada 13–14 Maret 2025, dunia juga akan menyaksikan Gerhana Bulan Total.
Saat gerhana ini terjadi, Bulan akan tertutup sepenuhnya oleh bayangan Bumi, menyebabkan efek "Blood Moon", di mana Bulan terlihat berwarna merah tembaga. Fenomena ini bisa disaksikan di berbagai wilayah, termasuk Asia, Amerika, Eropa, dan Afrika.
Jadwal Gerhana Bulan Total (Waktu UTC):
• Awal Gerhana: 14 Maret, pukul 03:57 UTC
• Puncak Gerhana: 14 Maret, pukul 06:58 UTC
• Akhir Gerhana: 14 Maret, pukul 10:00 UTC
Cara Menyaksikan Fenomena Ini
Tidak perlu peralatan khusus untuk melihat gerhana bulan total. Cukup cari lokasi yang minim polusi cahaya dan pastikan cuaca cerah.
Jika ingin melihat lebih jelas, gunakan teleskop atau kamera dengan zoom tinggi untuk menangkap detail permukaan bulan saat gerhana berlangsung.
Bulan Maret 2025 akan menjadi momen istimewa bagi penggemar langit malam. Jadi, jangan lupa tandai tanggalnya dan siapkan diri untuk menyaksikan keajaiban alam ini! (*)