Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Berikut Ini Tiga Dalil Konsep Tauhid dalam Surah Al-Fatihah yang Wajib Kita Ketahui

Amin Fauzie • Kamis, 12 September 2024 | 20:33 WIB
Surah Al-Fatihah mengajarkan tiga konsep tauhid, yakni dalil tauhid rububiyah, dalil tauhid uluhiyah, dan dalil tauhid asma wa sifat.
Surah Al-Fatihah mengajarkan tiga konsep tauhid, yakni dalil tauhid rububiyah, dalil tauhid uluhiyah, dan dalil tauhid asma wa sifat.

RADARBONANG.ID - Tanpa disadari Al-Fatihah adalah surah yang paling sering kita baca, Per harinya minimal seorang muslim membacanya 17 kali saat menjalankan sholat lima waktu.

Sesuai dengan nama Surahnya, Al-Fatihah adalah pembuka, yaitu sebagai bacaan pembuka untuk mushaf yang sangat mulia yang bernama Al-Quran.

Tapi tahukah kita bahwa Al-Fatihah mengajarkan tentang Tauhid? Konsep yang terkandung di dalam Al-Fatihah itu sendiri terdapat dalil tentang tauhid yang sebaiknya kita pahami.

Banyak disebutkan di beberapa buku Tafsir kandungan Surah Al-Fatihah yang menekankan tentang konsep tauhid, salah satunya buku Tafsir Al-Jalalain karya Jalaluddin Al-Mahalli dan Jalaluddin As-Suyuti.

Di dalam Al-Fatihah terdapat tiga pengajaran tauhid, yaitu tauhid rububiyah, tauhid uluhiyah, serta tauhid Asma wa Sifat.

Contohnya pada kalimat "Alhamdulillah", tafsir dari kalimat tersebut yakni mengakui bahwa kekuasaan Allah sebagai satu-satunya pemilik segala pujian.

Kalimat itu merupakan salah satu dalil yang menekankan tentang Tauhid Rububiyah.

Langsung saja, berikut dalil tauhid rububiyah, Uluhiyah, dan Asma wa Sifat yang terdapat dalam Surah Al-Fatihah.

Dalil Tauhid Rububiyah

Tauhid rububiyah adalah mengesakan Allah dalam perbuatan-Nya.

Contohnya dalam mengatur alam semesta, memberi rizki kepada makhluk, menghidupkan dan mematikan makhluk, dan yang lainnya.

Semua hal di atas tidak ada yang bisa melakukan kecuali Allah semata.

Hal tersebut terdapat dalam Surah Al-Fatihah pada kalimat:

الْحَمْدُ للّهِ رَبِّ الْعَالَمِين

“Segala puji hanya milik Allah, Rabb semesta Alam”
(QS. Al-Fatihah: 2)

Kata-kata “Rabb semesta Alam” menunjukkan bahwa Allah lah yang mengatur semua apa yang terjadi di alam semesta ini.

Baik yang menghidupkan, mematikan, memberi nikmat, menimpakan adzab, dan yang lainnya.

Seorang muslim tidak boleh memiliki keyakinan bahwa Allah memiliki tandingan dalam hal mengatur Alam semesta, memberi rizki, menghidupkan, dan mematikan.

Dalil Tauhid Uluhiyah

Tauhid uluhiyah adalah mengesakan Allah dalam beribadah.

Seorang hamba tidak boleh memberikan ibadahnya kepada selain Allah, sehingga tauhid ini disebut juga tauhid ibadah.

Dalam Al-Fatihah terdapat kalimat:

إِيَّاكَ نَعْبُدُ

"Hanya kepada-Mu lah kami menyembah…”
(QS. Al-Fatihah: 4)

Kata-kata “Hanya kepada-Mu” menunjukkan bahwa hanya Allah lah yang patut diberikan hak ibadah.

Segala macam hal ibadah, baik itu shalat, puasa, berkurban, bernadzar, dan lainnya, hanya boleh diberikan kepada Allah semata.

Seoramg muslim tidak boleh memberikan ibadahnya kepada selain Allah.

Dalil Asma Wa Sifat (Nama dan Sifat Allah)

Tauhid Asma wa Sifat  adalah mengesakan Allah dalam nama-nama dan sifat-sifat Allah.

Dalam Al-Fatihah terdapat kalimat:

الرَّحْمـنِ الرَّحِيمِ

”Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.”
(QS. Al-Fatihah: 3)

Dalam ayat di atas, Allah memiliki sifat Pengasih dan Penyayang. Allah sangat mengasihi dan menyayangi makhluk-Nya.

Namun rasa sayang yang Allah berikan pada makhluk-Nya, sesuai dengan kebesaran dan keagungan Allah Ta’ala, sehingga tidak bisa disamakan dengan rasa sayang yang dimiliki oleh makhluk-Nya.

Mengenai nama-nama Allah yang sangat indah, Allah Ta’ala berfirman,
“Milik Allah nama-nama yang terindah, maka berdo’alah kepada Allah dengan menyebutnya.” (QS. Al A’raf: 180)

Adapun mengenai Allah yang memiliki sifat-sifat yang sesuai dengan kegungan dan kebesaran-Nya, dan tidak ada satu makhluk pun yang serupa dengan-Nya. Allah Ta’ala berfirman,
“…Tidak ada satu pun yang serupa dengan Dia, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Melihat…” (QS. Asy-Syura: 11)

Nah, dari dalil-dalil di atas jelaslah bahwa di dalam surah Al-Fatihah mengandung 3 konsep tauhid yang seringkali kita baca. Wallahul Mufawwiq. (*)

IST/RADAR BOJONEGORO
IST/RADAR BOJONEGORO
Editor : Amin Fauzie
#uluhiyah #asma wa sifat #Tauhid #Tafsir #al fatihah #Dalil #rububiyah