RADARBONANG.ID- Pemadaman listrik akan terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban pada Sabtu (25/7/2026). Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari upaya peningkatan keandalan sistem kelistrikan melalui pekerjaan pemeliharaan jaringan.
Berdasarkan informasi resmi yang dirilis PLN UP3 Bojonegoro, pemadaman dijadwalkan berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Adapun pekerjaan yang akan dilakukan meliputi pemeliharaan jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) serta pemotongan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik.
Sejumlah titik di Ds. Kedongombo, Ds. Wire, Jalan Pahlawan, hingga kawasan Perumahan Gedongombo.
Selain itu, pemadaman listrik juga akan terjadi di wilayah kerja PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jatirogo.
Adapun wilayah yang terdampak meliputi Ds. Gadon, Ds. Pulogede, Dsn. Tanjang, Ds. Margosuko, Ds. Cingklung, Ds. Ngampelrejo, Ds. Karangrejo, Ds. Pugoh, Ds. Sembungin, Ds. Bancar, Ds. Boncong, Ds. Bulujowo, Ds. Bulumeduro, Ds. Banjarejo, Ds. Latsari, Ds. Tlogoagung, beserta kawasan di sekitarnya. Pemadaman juga akan berdampak pada pelanggan Tegangan Menengah (TM), yaitu CV Daun Prima dan PT Nasional Indomina.
PLN menjelaskan, kegiatan pemeliharaan dilakukan untuk menjaga keandalan jaringan sekaligus meminimalkan potensi gangguan listrik yang dapat terjadi akibat vegetasi yang berada di sekitar jalur distribusi.
Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat diimbau melakukan langkah antisipasi, terutama bagi pelanggan yang menggunakan generator set (genset). PLN mengingatkan agar instalasi genset dipisahkan dari instalasi listrik milik PLN demi menjaga keselamatan.
Selain itu, apabila pekerjaan selesai lebih cepat dari jadwal yang ditentukan, aliran listrik akan segera dinormalkan tanpa harus menunggu hingga pukul 15.00 WIB.
Namun sebaliknya, apabila di lapangan muncul kendala teknis di luar perkiraan sehingga pekerjaan belum dapat diselesaikan sesuai target, durasi pemadaman berpotensi diperpanjang.
PLN juga menyampaikan bahwa jadwal pemadaman dapat berubah sewaktu-waktu apabila kondisi di lapangan tidak memungkinkan pekerjaan dilaksanakan sesuai rencana.
Masyarakat di wilayah terdampak diharapkan dapat menyesuaikan aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik selama proses pemeliharaan berlangsung serta memastikan perangkat elektronik dalam kondisi aman selama pemadaman berlangsung. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni