Pasokan Solar Subsidi di Tuban Bikin Bingung, Dibilang Habis Tapi SPBU Masih Layani

Ahmad Atho’illah • Dipublikasikan Rabu, 29 April 2026 | 16:35 WIB
Antrean panjang kendaraan diesel di lajur pengisian BBM solar subsidi di SPBU Sleko, Jalan Pahlawan dari pagi hingga sore, kemarin (28/4). (AHMAD ATHO’ILLAH/RADAR TUBAN)
Antrean panjang kendaraan diesel di lajur pengisian BBM solar subsidi di SPBU Sleko, Jalan Pahlawan dari pagi hingga sore, kemarin (28/4). (AHMAD ATHO’ILLAH/RADAR TUBAN)

RADARTUBAN – Belum genap sehari mengatakan bahwa stok solar subsidi untuk bulan April di Kabupaten Tuban sudah habis.

Kemarin (28/4), Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus Ahad Rahedi menyatakan bahwa masih ada sejumlah SPBU yang bisa menyalurkan solar subsidi.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul temuan Jawa Pos Radar Tuban di SPBU Sleko, Jalan Pahlawan yang menampakkan antrean kendaraan yang cukup panjang di lajur pengisian solar subsidi.

‘’Jadi, ada SPBU yang sudah melebihi kuota dan ada yang belum,’’ ujarnya, dan yang belum melebihi kuota itulah yang masih bisa melakukan penyaluran BBM solar subsidi.

Baca Juga: Solar Langka, Nelayan Karangsari Tuban Cuma Bisa Melaut di Mimpi

Namun, SPBU mana saja yang masih menyediakan solar subsidi, Ahad tidak menjelaskan: antara bungkam atau mengantisipasi terjadinya lonjakan pembelian. Tidak jelas.

Paejan, salah satu pengguna mobil diesel mengaku sudah muter ke berbagai SPBU di Tuban untuk mendapatkan solar subsidi. Dan ketika sampai untuk kedua kalinya di SPBU Sleko, Jalan Pahlawan, dirinya melihat ada antrean lajur solar yang cukup panjang. Seketika itu pula dirinya ikut antre.

‘’Padahal kemarin (sehari lalu, red), katanya sudah kehabisan stok. Ini yang benar yang mana,’’ keluhnya setelah ikut antre hampir satu jam.

Lebih lanjut dia menyampaikan, ketidaktransparanan Pertamina terhadap SPBU yang masih menyediakan BBM solar subsidi membuat masyarakat cemas dan kalang kabut. ‘’Pemerintah memang suka membuat rakyat cemas,’’ keluhnya.

Senada disampaikan Purwadi, sopir pikap. Setelah membaca berita terkait stok solar subsidi di Tuban sudah habis, seperti yang dikatakan oleh Area Manager Communication, Relations and CSR PT Pertamina Patra Niaga Region Jatimbalinus. Seketika itu pula dirinya hanya bisa pasrah.

Namun, setelah melintas di Jalan Pahlawan menggunakan sepeda motor, ternyata ada antrean lajur BBM solar yang cukup panjang. Seketika itu pula dirinya langsung balik ke rumah dan mengambil kendaraan pikapnya.

‘’Ini yang benar yang mana. Katanya kemarin stoknya sudah habis, dan baru normal 1 Mei. Eh, sekarang di Sleko sudah ada, tapi antre panjang. Bingungi wong,’’ gerutunya.

Pantauan Jawa Pos Radar Tuban, antrean panjang di lajur pengisian BBM solar subsidi di SPBU Sleko berlangsung dari pagi hingga sore. Beberapa sopir rela menunggu hingga berjam-jam. (fud/tok)

Editor : Yudha Satria Aditama
Sumber : Radar Tuban
SPBU Tuban pertamina subsidi solar