Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Dua Rumah di Sapuran Wonosobo Ludes Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian

Adinda Dwi Wahyuni • Senin, 20 April 2026 | 07:36 WIB
Kebakaran hebat melanda permukiman di Sapuran Wonosobo dan menghanguskan dua rumah warga pada Sabtu malam, diduga akibat kelalaian (Sumber: antaranews.com)
Kebakaran hebat melanda permukiman di Sapuran Wonosobo dan menghanguskan dua rumah warga pada Sabtu malam, diduga akibat kelalaian (Sumber: antaranews.com)

 

RADARBONANG.ID – Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat di Dusun Puntuksari, Kelurahan Sapuran, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, pada Sabtu (18/4) malam.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 21.00 WIB tersebut mengakibatkan sedikitnya dua rumah warga hangus terbakar dan memicu kepanikan di tengah masyarakat.

Api pertama kali terlihat muncul dari bagian atap salah satu rumah warga saat sebagian besar penduduk tengah beristirahat.

Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan disertai asap tebal yang membumbung tinggi ke udara.

Baca Juga: Kisah di Balik Layar Kebaikan Igun: Dari Umrah Gratis untuk Asisten hingga Dukungan Moral bagi Sahabat

Kondisi ini sontak membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri sekaligus mencoba membantu proses pemadaman.

Warga Panik, Upaya Pemadaman Dilakukan Seadanya

Situasi yang semula tenang berubah mencekam. Warga yang menyadari adanya kebakaran langsung berinisiatif melakukan pemadaman menggunakan alat seadanya seperti ember dan gayung.

Mereka bahu-membahu menyiramkan air ke titik api dengan harapan dapat mencegah api merembet ke rumah lainnya.

Namun, upaya tersebut tidak berjalan optimal. Selain karena keterbatasan alat, kondisi angin yang cukup kencang membuat api cepat membesar dan menjalar ke bangunan di sekitarnya.

Material rumah yang sebagian besar berbahan mudah terbakar turut mempercepat penyebaran api.

“Api cepat sekali membesar, apalagi kena angin. Warga sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi sulit dikendalikan,” ujar salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut.

Dua Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Tak lama setelah kejadian, laporan kebakaran segera diteruskan ke petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Wonosobo.

Dua unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Petugas sempat menghadapi kendala saat proses pemadaman berlangsung.

Akses jalan yang sempit dan padatnya bangunan di sekitar lokasi membuat mobil pemadam harus berhati-hati dalam menjangkau titik api.

Meski demikian, petugas tetap berupaya maksimal untuk mengendalikan situasi.

Setelah berjibaku selama kurang lebih dua jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.

Proses selanjutnya dilanjutkan dengan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Capai Ratusan Juta

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.

Meski demikian, kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dua rumah yang terbakar dilaporkan mengalami kerusakan parah hingga nyaris rata dengan tanah.

Selain bangunan, berbagai barang berharga milik warga juga ikut hangus dilalap si jago merah.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan permukiman padat yang memiliki risiko tinggi penyebaran api.

Dugaan Sementara Akibat Kelalaian

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga dipicu oleh kelalaian manusia.

Meski penyebab pasti masih dalam proses pendalaman, aparat kepolisian mengindikasikan kemungkinan adanya korsleting listrik atau penggunaan api terbuka yang tidak diawasi.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan instalasi listrik, kompor, maupun peralatan lain yang berpotensi memicu kebakaran.

Pemeriksaan rutin terhadap instalasi listrik juga disarankan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Selain itu, warga juga diharapkan memiliki alat pemadam sederhana di rumah serta memahami langkah-langkah darurat saat terjadi kebakaran.

Kecepatan respons dan koordinasi antarwarga dinilai sangat penting dalam meminimalisir dampak yang ditimbulkan.

Baca Juga: Heboh Isu Perselingkuhan Istri Ahmad Sahroni dengan Seorang Duda Drummer Band Tahun 90-an, Netizen: Ketahuan Mulu Mesra-mesraan di Publik

Kewaspadaan Jadi Kunci Pencegahan

Peristiwa kebakaran di Sapuran ini menjadi pelajaran penting bahwa risiko kebakaran dapat terjadi kapan saja, terutama pada malam hari saat aktivitas warga mulai berkurang.

Kurangnya pengawasan terhadap sumber api maupun listrik sering kali menjadi pemicu utama.

Dengan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan, diharapkan potensi kebakaran dapat ditekan.

Pemerintah daerah juga diharapkan terus memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan penanganan kebakaran secara dini.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#kebakaran Wonosobo #Sapuran terbakar #rumah terbakar #Damkar Wonosobo #kebakaran pemukiman