Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Pelunasan Rampung, Kemenag Tuban Tancap Gas Urus Visa Haji Agar Tak Ada Gagal Berangkat

M. Mahfudz Muntaha • Senin, 12 Januari 2026 | 11:20 WIB
Pelunasan haji sudah rampung, pekerjaan krusial justru dimulai.  Kemenag Tuban tancap gas mengurus visa haji agar tak satu pun jemaah gagal berangkat hanya karena administrasi.
Pelunasan haji sudah rampung, pekerjaan krusial justru dimulai. Kemenag Tuban tancap gas mengurus visa haji agar tak satu pun jemaah gagal berangkat hanya karena administrasi.

RADARBONANG.ID — Pelunasan biaya perjalanan ibadah haji telah ditutup. Namun, bagi Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Tuban, justru di titik inilah pekerjaan krusial dimulai.

Fokus kini diarahkan pada satu hal sensitif: visa haji. Targetnya tegas—tak boleh ada satu pun jemaah tertunda berangkat hanya karena urusan administrasi.

Pelaksana tugas Kasi PHU Kemenag Tuban Imam Bukhori menyebut, total calon jemaah haji (CJH) yang telah menyelesaikan pelunasan mencapai 1.472 orang. Rinciannya, 1.181 jemaah lunas pada tahap pertama dan 291 jemaah pada tahap kedua.

Data ribuan jemaah tersebut selanjutnya akan diverifikasi ulang melalui masing-masing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Verifikasi difokuskan pada kesesuaian data kependudukan—KTP dan kartu keluarga—dengan paspor.

“Pengecekan ini untuk memastikan tidak ada kesalahan antara data adminduk dan paspor,” ujar Imam.

Bio Visa Dikebut, Waktu Jadi Tantangan

Tahap berikutnya adalah penyelesaian bio visa. Menurut Imam, masih ada sejumlah jemaah yang belum menuntaskan proses ini. Bukan tanpa sebab, kapasitas layanan pembuatan bio visa sebelumnya dibatasi sekitar 25 orang per hari.

“Makanya sampai sekarang belum semuanya selesai,” imbuhnya.

Situasi ini membuat PHU Kemenag Tuban harus berpacu dengan waktu, agar tidak terjadi penumpukan di fase akhir.

Antisipasi Jemaah Tunda Berangkat

Selain soal teknis, Kemenag juga mengantisipasi kemungkinan jemaah menunda keberangkatan. Sebelumnya, ada jemaah yang sudah melunasi tahap pertama, namun belakangan menyatakan ingin menunda.

Karena itu, data jemaah yang sudah lunas akan dipastikan kembali: benar-benar berangkat atau kembali menunda.

Setelah rekap final selesai, seluruh data akan dikirim ke Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur untuk proses lanjutan.

Target Akhir Januari

Kanwil Kemenag Jawa Timur menargetkan inventarisasi data jemaah dari seluruh kabupaten/kota rampung pada akhir Januari. Setelah itu, berkas akan diteruskan ke Surabaya untuk proses visa.

“Dari Tuban cukup mengumpulkan paspor. Semua proses visa dilakukan di kanwil,” jelas Imam.

Visa Harus Tuntas Sebelum Berangkat

Jika mengacu jadwal awal, kloter pertama gelombang awal dijadwalkan berangkat mulai 21 April. Sementara jemaah asal Tuban diperkirakan berangkat pada akhir April hingga awal Mei.

Dengan rentang waktu yang kian menyempit, Kemenag Tuban menegaskan komitmennya menuntaskan seluruh visa sebelum hari keberangkatan.

“Jangan sampai ada jemaah gagal berangkat hanya karena visa belum jadi,” pungkas Imam.

Bagi ribuan calon tamu Allah asal Tuban, kepastian visa bukan sekadar administrasi. Ini adalah penentu langkah menuju Tanah Suci—dan Kemenag Tuban sadar betul, tak ada ruang untuk kelalaian. (*)

Editor : Muhammad Azlan Syah
#Pelunasan haji 2026 Tuban #Jemaah haji Tuban 2026 #Bio visa haji Tuban #PHU Kemenag Tuban #Visa haji Kemenag Tuban #Kemenag Tuban urus visa haji