RADARBONANG.ID – Usia boleh bertambah, tetapi arah langkah kian dipertegas. Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban menandai perjalanan 19 tahunnya dengan refleksi serius dan tekad yang diperbarui.
Puncak peringatan Dies Natalis ke-19 digelar khidmat di Hall Lantai 2 Gedung Rektorat, Senin (5/1), dalam balutan semangat kolaborasi dan integritas.
Mengusung tema Collaboration for Shine with Integrity, perayaan ini tak berhenti sebagai seremoni tahunan.
Ini menjadi ruang evaluasi, apresiasi, sekaligus penguatan komitmen menuju kampus unggul yang berkelanjutan. Rangkaian kegiatan dijadwalkan maraton pada 5, 7–8, dan 10 Januari, sebelum ditutup agenda luar ruang pada 18 Januari mendatang.
Acara dibuka dengan Tari Sorote Lintang. Lebih dari sekadar pembuka, tarian ini menjadi simbol kehangatan sambutan kepada para tamu undangan sekaligus penegasan nilai kebersamaan yang hidup di lingkungan kampus. Di titik ini, Unirow menempatkan budaya sebagai fondasi, bukan pelengkap.
Rektor: Jangan Putuskan Ingatan Sejarah
Rektor Unirow Tuban Warli, dalam sambutannya, memberi penekanan pada pentingnya merawat ingatan sejarah.
Warli menyampaikan apresiasi kepada para pendiri yang telah membuka jalan bagi berdirinya Unirow.
“Para pendiri merupakan sosok inspiratif yang selalu memberikan motivasi pada generasi-generasi yang akan datang. Pemberian penghargaan kepada keluarga pendiri adalah langkah kami agar tidak pernah melupakan akar sejarah perjuangan kampus ini,” tegasnya.
Sebagai bentuk penghormatan, Unirow memberikan cinderamata kepada keluarga pendiri—sebuah simbol tali asih yang menegaskan kesinambungan nilai dari generasi ke generasi.
Integritas dan Kolaborasi sebagai Syarat Bersinar
Akademisi berlatar pendidikan matematika itu menegaskan, usia 19 tahun adalah momentum bersyukur sekaligus menata ulang strategi. Sejalan dengan tema, Warli menyebut integritas dan kolaborasi bukan sekadar jargon.
“Layaknya tema yang kita usung pada dies natalis tahun ini, untuk bisa bersinar Unirow Tuban perlu sebuah integritas yang tidak hanya dilaksanakan, tapi juga kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Unirow juga memberikan Unirow Award sebagai bentuk apresiasi kepada dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa yang menunjukkan dedikasi nyata.
Jejaring Internasional Kian Meluas
Sorotan lain datang dari tayangan kilas balik capaian Unirow sepanjang 2025. Salah satu yang menonjol adalah perluasan jejaring internasional melalui kerja sama dengan 11 universitas luar negeri serta satu Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
Menurut Warli, untuk menjadi perguruan tinggi besar, dibutuhkan komitmen, konsistensi, dan keberlanjutan sebagai pilar utama.
“Mimpi kita menjadi kampus unggul membutuhkan budaya mutu yang dibangun bersama. Hasil dan capaian tersebut harus ditindaklanjuti secara nyata agar bisa terwujud,” tambahnya.
PPLP PT PGRI: Keberhasilan adalah Kerja Kolektif
Ketua PPLP PT PGRI Tuban Sudjarwoto Tjondronegoro menyampaikan rasa hormat kepada para pendahulu serta apresiasi kepada seluruh elemen kampus.
“Terima kasih juga kepada para pimpinan institusi Unirow Tuban beserta jajaran, guru besar, hingga civitas akademika yang sampai saat ini selalu mengantarkan kita menuju tahap yang lebih baik,” katanya.
Sudjarwoto menegaskan, capaian Unirow bukan hasil kerja satu orang. “Ini kerja kolektif. Saudara-saudara yang hari ini menerima anugerah, jangan lupa doakan para pendahulu agar perguruan tinggi kita lebih maju hingga mendapat pengakuan dunia. Ini bukan perkara mudah, dibutuhkan keberanian dengan segala konsekuensi,” tuturnya.
Unirow Award dan Apresiasi Prestasi
Dalam momen ini, Unirow menganugerahkan Unirow Award untuk berbagai kategori: Anugerah Dosen Ilmuwan, Anugerah Tenaga Kependidikan, Anugerah Program Studi dengan skor Audit Mutu Internal (AMI) terbaik, serta Penghargaan Guru Besar.
Tak berhenti di situ, kampus juga memberikan insentif artikel ilmiah pada jurnal nasional terindeks SINTA, sertifikat auditor internal, serta penghargaan bagi mahasiswa berprestasi, Himpunan Mahasiswa (Hima), dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) terbaik.
Ziarah Pendiri dan Unirow Run Penutup Rangkaian
Rangkaian Dies Natalis ke-19 akan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para pendiri pada 7–8 dan 10 Januari.
Sebagai penutup, Unirow menggelar Unirow Run pada 18 Januari mendatang—simbol gerak bersama menatap masa depan.
Dengan integritas sebagai napas dan kolaborasi sebagai jalan, Unirow Tuban menegaskan posisinya: kampus yang tidak sekadar bertambah usia, tetapi juga matang dalam visi, konsisten dalam mutu, dan relevan bagi kemajuan Tuban serta bangsa. (*)
Editor : Muhammad Azlan Syah