Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

49 Orang di Tuban Suspect Campak, Dinkes: Kondisi Masih Terkendali Belum Masuk KLB

Shafa Dina Hayuning Mentari • Jumat, 10 Oktober 2025 | 02:45 WIB
49 warga di Tuban terduga (suspect) campak, dan dua orang diantaranya dinyatakan positif terinfeksi virus measles penyebab campak. Foto adalah ilustrasi.
49 warga di Tuban terduga (suspect) campak, dan dua orang diantaranya dinyatakan positif terinfeksi virus measles penyebab campak. Foto adalah ilustrasi.

RADARBONANG.ID - Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban mencatat sebanyak 49 warga terduga (suspect) campak.

Dan dari jumlah tersebut, dua orang dinyatakan positif terinfeksi virus measles penyebab campak.

Dua kasus positif itu masing-masing berasal dari Kecamatan Soko dan Parengan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes P2KB Tuban, Roikan, memastikan bahwa penyebaran campak di wilayah Bumi Wali masih terkendali dan belum termasuk kategori kejadian luar biasa (KLB).

Kondisi ini berbeda dengan beberapa daerah lain di Jawa Timur yang sempat mengalami lonjakan signifikan kasus campak.

‘’Pasien yang positif sudah ditangani sesuai dengan tata laksana pengobatan. Penanganan dilakukan berdasarkan gejala yang muncul, seperti demam, ruam merah di kulit, dan mata merah,’’ katanya.

Meski demikian, Roikan menegaskan bahwa tidak semua anak atau warga yang mengalami gejala serupa bisa langsung dipastikan terinfeksi campak.

Menurutnya, pemeriksaan laboratorium tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis secara akurat.

‘’Ciri-cirinya memang menunjukkan adanya gejala penyakit campak, namun tidak bisa langsung diputuskan jika orang dengan gejala tersebut memang mengalami campak. Harus dilakukan tindakan laboratorium untuk memastikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, pejabat yang juga menjabat sebagai Direktur RSUD Ali Manshur Jatirogo itu menjelaskan bahwa campak tidak hanya menyerang anak-anak yang belum imunisasi, tetapi juga bisa mengenai orang dewasa yang sudah mendapatkan vaksinasi.

‘’Vaksin Measles Rubella (MR) sudah efektif untuk mencegah terkena campak. Kalaupun ada yang terinfeksi meski sudah mendapat vaksinasi, kemungkinan sistem kekebalan tubuhnya sedang menurun,” imbuhnya.

Roikan menekankan pentingnya menjaga daya tahan tubuh dengan pola hidup sehat dan gizi seimbang.

Dia juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan begitu muncul tanda-tanda awal penyakit campak.

‘’Jika gejala muncul, jangan menunda membawa anak ke fasilitas kesehatan untuk segera mendapat penanganan,” tandasnya.

Upaya pencegahan campak di Tuban terus dilakukan melalui program imunisasi MR rutin dan tambahan, serta pemantauan ketat oleh petugas kesehatan di lapangan.

Dengan langkah ini, Dinkes Tuban berharap penyebaran penyakit bisa tetap terkendali dan tidak menimbulkan lonjakan kasus baru.

Masyarakat juga diminta tidak panik dan tetap disiplin menjalankan gaya hidup sehat, termasuk menjaga kebersihan diri serta memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi lengkap sesuai jadwal dari pemerintah. (*)

Editor : Amin Fauzie
#kasus positif #Dinkes P2KB #suspect #measles #campak #tuban