RADARBONANG.ID - Update harga bahan pokok di Tuban per Sabtu (20/9) menunjukkan mayoritas harga kebutuhan pokok masih stabil.
Berdasarkan pantauan, hanya telur ayam ras yang mengalami kenaikan, sementara komoditas lain seperti beras, gula, minyak goreng, hingga daging masih bertahan di harga sebelumnya.
Untuk beras, baik premium maupun medium tercatat stabil di kisaran Rp 15.000 per kilogram untuk premium dan Rp 12.300 per kilogram untuk medium.
Gula kristal putih juga masih bertahan di Rp 16.000 per kilogram.
Begitu pula dengan minyak goreng, baik curah, kemasan premium, sederhana, maupun merek MINYAKITA, harganya tidak mengalami perubahan.
Daging sapi paha belakang tetap di harga Rp 120.000 per kilogram, ayam ras Rp 35.000 per kilogram, dan ayam kampung Rp 80.000 per ekor.
Namun, pergerakan harga terjadi pada telur ayam ras yang naik Rp 1.500, dari Rp 26.000 menjadi Rp 27.500 per kilogram atau sekitar 5,77 persen.
Sementara telur ayam kampung stabil di Rp 48.000 per kilogram.
Komoditas lain seperti jagung, garam, tepung terigu, kacang-kacangan, cabai, bawang, hingga ikan segar juga tidak mengalami perubahan harga.
Harga sayur-mayur seperti kubis, kentang, tomat, wortel, dan buncis pun tercatat tetap sama.
Selain kebutuhan pokok, harga material bangunan dan pertanian juga stabil.
Semen berbagai merek berada di kisaran Rp 50.000–60.000 per sak 40 kg.
Besi beton dan paku tidak berubah, begitu pula dengan gas LPG 3 kg yang masih di angka Rp 19.000 per tabung.
Untuk pupuk non-subsidi seperti Urea, ZA, NPK, dan KCL juga tercatat stabil.
Secara umum, kondisi harga di Tuban masih relatif aman, dengan hanya telur ayam ras yang menunjukkan kenaikan.
Hal ini menjadi perhatian karena telur merupakan salah satu kebutuhan harian masyarakat.
Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pemantauan agar harga tetap terkendali menjelang akhir pekan. (*)
Editor : Amin Fauzie