Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Fakta di Balik Ambulans Bawa Pasien Kritis Dihadang Toyota Innova yang Viral di Tuban

Andreyan (An) • Sabtu, 20 September 2025 | 20:25 WIB
Tangkapan layar video unggahan @radar_tuban Instagram yang viral Innova halangi ambulans yang mengangkut pasien kritis di Tuban.
Tangkapan layar video unggahan @radar_tuban Instagram yang viral Innova halangi ambulans yang mengangkut pasien kritis di Tuban.

RADARBONANG.ID - Sebuah insiden lalu lintas di Tuban kembali viral di media sosial.

Kejadian itu melibatkan dua mobil ambulans yang sedang mengangkut pasien kritis, namun lajunya justru dihalangi oleh sebuah Toyota Innova.

Berdasarkan rekaman video berdurasi 58 detik yang diunggah @radar_tuban di Instagram pada Rabu (17/9) memperlihatkan ketegangan antara sopir ambulans dengan pengemudi mobil hitam bernopol S 1135 BJ.

Dalam unggahan yang bertajuk "Heboh di Tuban! Innova Halangi Ambulans yang Antar Pasien Kritis", nampak kronologi bermula saat dua ambulans dari Puskesmas Parengan berangkat sekitar pukul 09.00 WIB menuju RSUD dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro.

Sirine dibunyikan, sejumlah kendaraan lain sudah menepi memberi ruang.

Namun, Toyota Innova tersebut disebut justru sengaja menghadang hingga menyebabkan serempetan.

Merasa terhalang, sopir ambulans turun dan menarik keluar pengemudi mobil yang kemudian diketahui bernama Hendrik Susanto.

Ketegangan meningkat karena pasien dalam kondisi kritis harus segera mendapat penanganan medis.

Adu mulut pun terjadi dan membuat lalu lintas sempat tersendat.

Kapolsek Parengan, Iptu Ramelan, membenarkan bahwa ambulans saat itu tengah mengantar korban kecelakaan dalam kondisi darurat.

“Kedua pihak kemudian kami pertemukan untuk dimediasi, sudah disepakati keduanya berdamai. Serta kerugian materil akibat gesekan dua kendaraan sudah ditanggung masing-masing,” jelasnya saat dihubungi Radar Bonang.

Dia menambahkan, sempat terjadi kejar-kejaran usai insiden tersebut, namun akhirnya pengemudi Toyota Innova mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Parengan, dr. Eka Ayu, yang menegaskan bahwa pasien dalam ambulans benar-benar dalam kondisi emergency.

“Supir kami telah membunyikan sirine, namun malah tidak mendapatkan akses jalan,” ujarnya.

Dia menyayangkan tindakan arogan tersebut dan mengimbau pengendara agar mendahulukan kendaraan prioritas seperti ambulans.

Sementara itu, Hendrik Susanto, pengemudi Innova asal Bojonegoro, menyampaikan permintaan maaf melalui video singkat yang beredar di media sosial.

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada Puskesmas Parengan atas tindakan saya kemarin,” tuturnya. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Innova Halangi Ambulans yang Antar Pasien Kritis #viral #tuban #media sosial