Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Bupati Lindra Targetkan Seluruh Koperasi Desa di Tuban Beroperasi Sebelum Akhir 2025

M. Mahfudz Muntaha • Jumat, 19 September 2025 | 03:25 WIB
Bupati Aditya Halindra Faridzky memberikan pembinaan pada kepala desa dan pengurus koperasi desa/kelurahan di Pendapa Kridha Manunggal, Rabu (17/9).
Bupati Aditya Halindra Faridzky memberikan pembinaan pada kepala desa dan pengurus koperasi desa/kelurahan di Pendapa Kridha Manunggal, Rabu (17/9).

RADARBONANG.ID - Upaya memperkuat perekonomian desa terus digenjot Pemerintah Kabupaten Tuban.

Bupati Aditya Halindra Faridzky menegaskan, seluruh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KDKP) ditargetkan sudah berjalan aktif sebelum 2025 berakhir.

Langkah ini sekaligus menjadi terobosan agar koperasi desa tak hanya berdiri di atas kertas, tetapi mampu menjadi motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

Untuk mempercepat pencapaian target tersebut, Rabu (17/9) seluruh pengurus koperasi desa/kelurahan dikumpulkan di Pendapa Kridha Manunggal.

Dalam forum itu, mereka tidak hanya menerima pembinaan, melainkan juga dipertemukan langsung dengan sejumlah badan usaha milik negara (BUMN) seperti Pertamina Patra Niaga, Pupuk Indonesia, serta beberapa perbankan.

Tujuannya jelas: membuka pintu kerja sama antara koperasi dengan BUMN agar roda usaha bisa segera berputar.

Dalam pemaparannya, Bupati Lindra menyebut progres koperasi desa sudah mulai terlihat.

“Saat ini sudah ada 19 koperasi yang mulai beroperasi. Jadi tinggal 309 desa yang menunggu untuk beroperasi. Secara bertahap, semua akan beroperasi hingga akhir 2025,” tegasnya.

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Tuban ingin menggarap serius potensi koperasi desa sebagai wadah ekonomi produktif, bukan sekadar formalitas administratif.

Menariknya, pertemuan kemarin juga diwarnai komitmen besar dari perwakilan BUMN yang membuka peluang kerja sama selebar-lebarnya.

Kesempatan tersebut diharapkan bisa segera ditindaklanjuti oleh para kepala desa bersama BPD.

“Ini (peluang kerja sama dengan BUMN, Red) adalah kesempatan yang harus segera disambut. Setelah ini, kepala desa dan BPD harus melakukan musyawarah desa dan menyetujui untuk menangkap peluang itu semua,” tandas Mas Lindra.

Jika seluruh koperasi desa/kelurahan benar-benar aktif beroperasi sesuai target, maka bukan mustahil Tuban akan melahirkan desa-desa mandiri dengan basis ekonomi kerakyatan yang kuat.

Kolaborasi koperasi dengan BUMN dan perbankan diharapkan mampu memperluas akses permodalan, distribusi, hingga peluang usaha baru bagi masyarakat desa. (*)

Editor : Amin Fauzie
#pengurus koperasi desa #KDMP #Bupati Aditya Halindra Faridzky #tuban