RADARBONANG.ID – Tak ada kejutan di tubuh Partai Golkar Tuban.
Seperti yang sudah banyak diprediksi, langkah Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky untuk kembali mencalonkan diri sebagai Ketua DPD Golkar Tuban periode 2025–2030 nyaris tanpa hambatan.
Dan itu terbukti. Sampai detik terakhir pendaftaran, tak satu pun tokoh lain yang berani tampil menantang.
Pendaftaran resmi ditutup Selasa (5/8), dan hanya satu nama yang tercatat. Sosok tersebut tak lain adalah Mas Lindra—begitu dia akrab disapa—yang saat ini masih menjabat sebagai ketua DPD Golkar aktif.
Praktis, Musyawarah Daerah (Musda) ke-XI Partai Golkar Tuban yang digelar hari ini (6/8), hampir bisa dipastikan akan menetapkan dirinya kembali secara aklamasi.
Ketua Panitia Musda XI, Suratmin, mengonfirmasi bahwa sejak pendaftaran dibuka sejak Senin (4/8) hingga Selasa pukul 16.00 WIB, hanya satu bakal calon yang menyerahkan berkas.
“Semua berkas pencalonan sudah disampaikan dan dinyatakan memenuhi syarat, seperti jumlah dukungan suara, juga sudah terpenuhi semua,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bonang.
Ratmin—sapaan akrab Suratmin—menjelaskan bahwa dukungan yang diperoleh Mas Lindra bahkan melampaui batas minimal yang disyaratkan.
“Berkas dukungan suara untuk Mas Lindra itu 100 persen, dan kemarin juga sudah ada pernyataan dukungan semua pemilih suara,” tegasnya.
Dengan fakta itu, lanjut Ratmin, Musda hari ini tinggal menetapkan secara formal Aditya Halindra Faridzky sebagai Ketua DPD Golkar Tuban periode 2025–2030.
“Ya, insyaallah tinggal ditetapkan sebagai Ketua DPD Golkar Tuban terpilih,” pungkasnya. (*)