RADARBONANG.ID – Kondisi harga bahan kebutuhan pokok di wilayah Tuban pada Sabtu, 12 Juli 2025, terpantau stabil di hampir semua komoditas.
Berdasarkan data terbaru di lapangan, harga-harga seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula masih berada pada level yang sama seperti hari sebelumnya, menunjukkan tidak adanya gejolak harga berarti di tingkat konsumen.
Untuk kategori beras, harga beras premium tetap di angka Rp14.000 per kilogram, sementara beras medium masih bertahan di Rp12.500 per kilogram. Gula kristal putih pun stabil di Rp16.500 per kilogram.
Begitu juga dengan komoditas minyak goreng, baik curah maupun kemasan, belum mengalami perubahan.
Minyak goreng curah dijual seharga Rp18.500/kg, kemasan premium Rp20.000/liter, dan MINYAKITA masih di angka Rp16.000/liter.
Di sektor protein hewani, daging sapi paha belakang dijual Rp120.000/kg dan ayam ras Rp35.000/kg, tanpa perubahan harga.
Telur ayam ras dan ayam kampung pun stabil masing-masing di Rp27.000 dan Rp48.000 per kilogram.
Namun, satu komoditas menunjukkan pergerakan: cabe rawit merah mengalami penurunan harga sebesar Rp2.000, dari Rp75.000 menjadi Rp73.000 per kilogram, atau turun 2,67 persen.
Sementara harga cabe merah besar dan keriting tetap bertahan di Rp40.000 dan Rp30.000 per kilogram.
Harga bahan pokok lainnya seperti tepung terigu, garam, kacang-kacangan, dan berbagai jenis ikan segar juga tidak mengalami perubahan.
Bahkan komoditas bangunan seperti semen, kayu, besi beton, hingga paku dan gas elpiji 3 kg, semuanya terpantau stabil.
Situasi harga yang relatif tenang ini memberikan napas lega bagi masyarakat Tuban, terutama menjelang pertengahan bulan, saat kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat.
Meskipun sebagian besar harga belum mengalami fluktuasi, konsumen diimbau tetap bijak dalam berbelanja dan memantau perkembangan harga secara berkala, terutama menjelang musim tanam atau masa perayaan yang kerap memicu kenaikan harga. (*)
Editor : Amin Fauzie