RADARBONANG.ID – Perbaikan jalan nasional di jalur Pantura Tuban patut dievaluasi.
Proyek yang seharusnya menjadi solusi kenyamanan berkendara justru memicu kemacetan parah yang berlangsung selama berjam-jam.
Pada Selasa (8/7), kemacetan panjang terjadi di jalur Tuban–Semarang, tepatnya di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu.
Aktivitas perbaikan jalan yang dilakukan di titik tersebut menyebabkan antrean kendaraan mengular hingga belasan kilometer dari dua arah, baik dari Surabaya maupun Semarang.
Kemacetan terjadi sejak siang dan baru mulai terurai menjelang malam.
Rata-rata kendaraan yang melintas harus terjebak selama dua jam di tengah antrean padat.
Kondisi ini diperparah oleh minimnya pengaturan lalu lintas, yang menyebabkan arus kendaraan tidak tertata dengan baik.
Tidak sedikit pengendara yang mengalami kelelahan dan kejenuhan akibat situasi tersebut.
Jalur Pantura sendiri merupakan salah satu jalur utama di wilayah utara Jawa yang sangat vital untuk distribusi logistik dan mobilitas masyarakat.
Karena itu, gangguan lalu lintas dalam waktu lama jelas berdampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan sosial.
Peristiwa ini menjadi catatan penting bagi pihak terkait agar perbaikan jalan di jalur-jalur utama seperti Pantura dirancang dengan manajemen lalu lintas yang lebih terorganisir dan memperhatikan dampak terhadap pengguna jalan.
Evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme pelaksanaan proyek jalan nasional dinilai sangat diperlukan agar kejadian serupa tidak terus berulang. (*)
Editor : Amin Fauzie