Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Tewas Tabrak Truk Parkir, Jalur Tuban-Widang Kembali Telan Korban

Andreyan (An) • Selasa, 8 Juli 2025 | 22:25 WIB
Petugas Satlantas Polres Tuban melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan di jalan Tuban-Widang, Desa Compreng, Kecamatan Widang, Senin (7/7).
Petugas Satlantas Polres Tuban melakukan evakuasi terhadap korban kecelakaan di jalan Tuban-Widang, Desa Compreng, Kecamatan Widang, Senin (7/7).

RADARBONANG.ID – Jalur nasional Tuban–Widang kembali memakan korban jiwa.

Belum genap dua pekan pascainsiden kecelakaan yang menewaskan pelajar asal Lamongan pada 27 Juni lalu, Senin (7/7), peristiwa tragis kembali terjadi di jalur yang sama, tepatnya di Desa Compreng, Kecamatan Widang.

Kali ini, Jumari Susanto (29), warga Desa Kayen, Kecamatan Widang, meninggal dunia setelah sepeda motor Honda Revo yang dikendarainya menabrak truk Hino yang tengah terparkir di sisi jalan. Korban saat itu berboncengan dengan Zumrotus Setiawan.

Kanit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistiono, menjelaskan kronologi kejadian.

"Mulanya, korban yang mengemudikan motor melaju dari arah utara menuju selatan," ujarnya.

Diduga, sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi, dan pengendara kurang berkonsentrasi saat melintasi lokasi kejadian hingga akhirnya menabrak truk yang sedang berhenti.

"Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara, Red), posisi truk terparkir di luar bahu jalan bahkan tidak memakan badan jalan pada lajur kiri searah dengan arah melintas korban," jelas Eko.

Akibat benturan keras tersebut, Jumari meninggal dunia di tempat dengan luka berat di bagian kepala dan wajah.

Sementara penumpangnya, Zumrotus Setiawan, hanya mengalami luka ringan dan langsung dievakuasi ke RSUD Dr. Koesma Tuban oleh petugas.

Terkait keberadaan truk-truk yang kerap parkir sembarangan di sepanjang jalur nasional, Eko menyampaikan bahwa hal ini menjadi perhatian serius.

"Upaya ini juga menjadi salah satu langkah untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan truk yang terparkir," katanya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa meningkatnya angka kecelakaan di jalur Tuban–Widang dalam beberapa pekan terakhir telah menjadi catatan penting bagi pihak kepolisian.

"Kami akan melakukan evaluasi terutama titik rawan penyebab kecelakaan lalu lintas," pungkasnya. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Desa Compreng #jalur nasional Tuban Widang #sepeda motor Honda Revo #kecelakaan #menabrak truk yang sedang berhenti