RADARBONANG.ID – Momen religius tahunan yang dinanti ribuan peziarah, puncak Haul Sunan Bonang yang ke 516 bakal digelar pada Kamis (10/7) malam.
Tepatnya saat Kamis Pon malam Jumat Wage, bertepatan dengan 14 Muharram 1447 Hijriyah.
Puncak peringatan Haul Sunan Bonang 2025 ini akan ditandai dengan pengajian akbar yang digelar di Alun-Alun Tuban mulai pukul 19.00 WIB hingga tengah malam, dan dipastikan akan menyedot lautan massa dari berbagai daerah.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, menjelang puncak Haul Sunan Bonang, arus kedatangan peziarah ke kompleks makam diprediksi semakin deras.
Aktivitas di Alun-Alun Tuban pun mulai ramai, termasuk kehadiran para pedagang kaki lima (PKL) yang mulai menjajakan dagangan demi meraup berkah ekonomi dari lonjakan pengunjung.
Untuk menjaga kelancaran dan ketertiban acara, Pemerintah Kabupaten Tuban bersama Dinas Perhubungan setempat telah menyiapkan sejumlah skema pengaturan, termasuk soal aturan bagi PKL terkait lokasi yang diperbolehkan untuk berdagang.
Berdasarkan informasi dari Pemkab Tuban, tahun ini hanya dua titik yang diizinkan menjadi lokasi berjualan bagi PKL, yaitu di Jalan AKBPM Suroko dan Jalan KH Mustain.
Sementara itu, sejumlah ruas jalan utama seperti Jalan Sunan Bonang, RM Soeryo, Kartini, Panglima Sudirman, Veteran, Pemuda, serta area teras Alun-Alun, dinyatakan steril dari aktivitas PKL.
Kebijakan ini mulai berlaku sejak Rabu (9/7) hingga Kamis (10/7) dan akan ditegakkan sepanjang hari tanpa toleransi.
Aparat penegak ketertiban akan langsung menindak PKL yang masih nekat membuka lapak di area terlarang. (*)
Editor : Amin Fauzie