Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Imlek Tetap Khidmat dan Aman Dikonsumsi, Ini Pilihan Makanan Khas Imlek yang Halal untuk Semua

Muhammad Azlan Syah • Selasa, 10 Februari 2026 | 17:05 WIB

Rayakan Imlek penuh makna dengan hidangan khas yang halal dan lezat! Dari Jeruk hingga Tang Yuan, semua bisa dinikmati bersama keluarga
Rayakan Imlek penuh makna dengan hidangan khas yang halal dan lezat! Dari Jeruk hingga Tang Yuan, semua bisa dinikmati bersama keluarga

RADARBONANG.ID – Imlek atau Tahun Baru China tidak hanya dirayakan dengan tarian barongsai, lampion merah, dan angpau saja.

Perayaan ini juga identik dengan reunion dinner penuh hidangan khas yang sarat makna simbolis.

Namun, bagi masyarakat Muslim atau siapa pun yang mencari pilihan halal selama perayaan Imlek, tak perlu khawatir.

Ada banyak makanan tradisional yang bisa dinikmati tanpa meninggalkan prinsip halal.

Baca Juga: Peluang Kemenangan Chelsea Tembus 66%! Leeds Tantang Dominasi di Stamford Bridge

Sebagian besar makanan yang identik dengan Imlek memang berasal dari budaya Tionghoa dengan bahan dan cara masak tertentu.

Tapi banyak juga yang pada dasarnya halal atau bisa dimodifikasi agar sesuai dengan kebutuhan.

Berikut ini ulasan lengkapnya supaya perayaan Imlek kamu tetap penuh keberuntungan sekaligus aman disantap semua kalangan.

Photo
Photo

1. Buah Jeruk — Simbol Keberuntungan

Buah jeruk menjadi hidangan klasik yang wajib hadir di banyak rumah saat Imlek.

Jeruk mandarin, keprok, sunkist, dan pomelo sering ditata di meja makan atau ruang tamu karena dipercaya membawa luck dan kemakmuran. Selain segar dan sehat, buah-buahan ini sudah secara alami halal dan cocok untuk semua usia.

Photo
Photo

2. Kue Keranjang — Nian Gao yang Manis dan Penuh Makna

Kue keranjang atau nian gao adalah kue ketan yang legit dan manis, sering disajikan saat Imlek sebagai simbol “tahun yang makin tinggi” (more prosperous year), karena pengucapannya mirip dengan kata nian gao yang dalam bahasa Mandarin berarti “tahun yang lebih tinggi”.

Tekstur kue yang kenyal dan warnanya yang cerah melambangkan keharmonisan keluarga dan harapan akan masa depan yang lebih baik.

Versi halal dari kue ini umumnya dibuat tanpa bahan hewani terlarang sehingga aman disantap.

Photo
Photo

3. Yu Sheng — Salad Kebersamaan

Selain itu, yu sheng juga kerap muncul di meja perayaan. Hidangan ini berupa campuran sayur, buah, dan ikan yang disusun dan diaduk bersama secara simbolis.

Semakin tinggi kamu mengangkat yu sheng saat diaduk, semakin besar keberuntungan yang diharapkan di tahun mendatang.

Dengan memilih ikan halal seperti tuna atau salmon dan memastikan tidak ada bahan non-halal, yu sheng bisa menjadi pilihan halal yang penuh makna bagi perayaan keluarga Muslim atau lintas budaya.

Photo
Photo

4. Tang Yuan — Bola Beras Kebersamaan

Tang yuan adalah bola-bola beras ketan yang biasanya direbus dan disajikan dengan sirup atau kuah manis.

Hidangan ini simbol kebersamaan karena bentuknya yang bulat menggambarkan keluarga yang utuh dan hubungan yang harmonis.

Karena bahan utamanya tepung ketan dan gula, tang yuan secara alami halal dan cocok untuk seluruh anggota keluarga tanpa terkecuali.

Photo
Photo

5. Steamed Fish atau Ikan Kukus — Satu Kesatuan yang Utuh

Ikan tidak boleh dipotong saat disajikan dalam perayaan Imlek karena simbolnya adalah “kelimpahan” yang terjaga sampai akhir tahun.

Hidangan ikan kukus dengan bumbu sederhana ini tidak hanya lezat, tetapi juga halal, asalkan ikan yang digunakan tidak dicampur bahan terlarang.

Photo
Photo

6. Kue Ku dan Kue Mangkok — Kue Tradisional yang Cantik

Kue ku dan kue mangkok merupakan kudapan khas lainnya yang sering muncul di meja Imlek.

Kue ku memiliki isian kacang hijau yang lembut, sedangkan kue mangkok memiliki tekstur empuk dan berlapis kelopak saat matang.

Kedua kue ini umumnya dibuat dari bahan dasar tepung dan gula, sehingga sangat mungkin diolah secara halal.

Baca Juga: Revolusi nonton film di era digital: Mengenal OTT, teknologi yang bikin bioskop ada di genggaman

Photo
Photo

7. Variasi Hidangan Asia Lainnya Bisa Jadi Opsi

Selain makanan tradisional di atas, hidangan lain seperti kwetiau siram halal—kwetiau dimasak dengan sayuran dan daging ayam atau ikan yang halal—juga cocok untuk menyambut Imlek bersama keluarga.

Hidangan semacam ini lazim disajikan di komunitas multikultural Indonesia menjelang perayaan.

Selain itu, untuk suasana yang lebih santai, siomay ikan atau seafood yang dibuat tanpa bahan haram juga bisa menjadi alternatif snack saat berkumpul.

Inti dari Semua Ini…

Imlek bukan hanya soal tradisi dan budaya, tetapi juga kesempatan merayakan kebersamaan bersama keluarga dan sahabat tanpa sekat. Dengan mengetahui makanan khas Imlek yang halal dan simbolis, kamu bisa ikut merasakan kemeriahan perayaan tanpa harus khawatir soal konsumsi halal.

Editor : Muhammad Azlan Syah
#tahun baru imlek #makanan khas imlek #tang yuan #kue keranjang #imlek