RADARBONANG.ID - Tanggal 18 Juli 2025 bertepatan dengan hari Jumat Legi, dalam penanggalan Jawa dikenal pula sebagai Jumat Legi dengan neptu 11 (Jumat 6 Legi 5).
Dalam kacamata ilmu Paniten Kejawen, perpaduan ini bukan sekadar soal angka dan pasaran, melainkan membawa pesan energi spiritual yang layak disimak.
Hari itu jatuh pada bulan Suro, bulan pertama dalam kalender Jawa, yang dalam tradisi leluhur sarat dengan aura mistis dan momen kontemplatif.
Menurut hasil perhitungan kejawen, keberuntungan atau laku laksmi bagi yang lahir pada weton Jumat Legi selama bulan Suro ini cenderung melemah.
Tak heran jika hari tersebut dianggap sebagai waktu yang kurang menguntungkan, khususnya untuk kegiatan besar, keputusan penting, atau langkah-langkah yang mengandung risiko tinggi.
Bukan berarti semua harus dihentikan, namun kehati-hatian menjadi kunci utama.
Lima Weton yang Perlu Waspada
Ada lima weton lain yang harus lebih mawas diri saat melangkah pada Jumat Legi kali ini. Mereka adalah: Selasa Pon, Selasa Wage, Rabu Wage, Senin Kliwon, dan Jumat Pahing.
Bagi pemilik weton-weton tersebut, sebaiknya hindari pekerjaan berat, pesta besar, ataupun perjalanan jauh jika tidak benar-benar diperlukan.
Jangan Pergi ke Timur!
Meski bukan hari yang ideal untuk bepergian, bukan berarti semua perjalanan dilarang.
Jika Anda memang harus keluar kota, hindarilah arah timur, sebab energi negatif dipercaya kuat dari arah tersebut pada hari itu.
Sebaliknya, jika ingin mencari rezeki atau peluang, arah selatan dan barat justru bisa menjadi opsi terbaik.
Hari Tidak Baik untuk Awal Baru
Weton Jumat Legi ini juga kurang cocok untuk memulai usaha, membuka bisnis, bahkan sekadar memulai proyek baru.
Hal ini didasari oleh perhitungan bahwa dinane tibo dinikis, sebuah pertanda bahwa hari itu tidak membawa keberuntungan bagi permulaan besar.
Begitu pula dengan rencana pindahan atau pembangunan rumah.
Dari empat perhitungan kejawen, tiga menunjukkan tanda tidak baik, seperti tibo sempoyong, rogo, dan roko.
Jadi, kalau memang tidak mendesak, tunda dulu rencana besar Anda.
Akad Nikah? Pertimbangkan Ulang
Menikah di Jumat Legi pekan keempat bulan Suro? Meski satu hitungan menyebutkan hari itu jatuh pada tibo kasembadan (cita-cita tercapai), namun kedudukannya di wuku Manahil dengan prediksi malihan dunyo—yakni jalan rezeki yang cepat habis—membuatnya kurang disarankan.
Terutama jika pernikahan dilakukan dengan harapan besar pada kelancaran finansial.
Simbol Sandang Pangan dan Kesehatan: Arah Utara dan Barat
Dalam hal perdagangan dan pengobatan, simbol sriadana mengarah ke utara dan barat.
Jadi, kalau Anda hendak jualan, berdagang, atau mencari pengobatan pada hari itu, arahkan langkah ke salah satu dari dua titik mata angin tersebut.
Hari yang Cocok untuk Urusan Pemerintahan
Meskipun banyak aspek mengindikasikan hari Jumat Legi ini penuh energi lembah, ternyata ada juga celah positifnya.
Jika Anda berkecimpung dalam urusan pemerintahan, legalitas, atau kegiatan formal, hari ini justru termasuk baik.
Hal ini karena kedudukan harinya adalah podhosare, yang artinya tenang dan stabil.
Kesimpulannya, hari Jumat Kliwon, 18 Juli 2025, yang bersamaan dengan bulan Suro bukanlah hari untuk gegabah.
Baik dalam hal pekerjaan, pernikahan, pindahan, maupun perjalanan, semua sebaiknya dilandasi dengan kewaspadaan tinggi.
Namun, bukan berarti tidak boleh bergerak sama sekali.
Asalkan tahu arah dan energi yang mendukung, jalan tetap bisa dilalui—asal hati tetap waspada. (*)
Editor : Amin Fauzie