Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Neptu Jawa: Perhitungan Tradisional yang Sarat Makna

M. Afiqul Adib • Rabu, 8 Januari 2025 | 22:35 WIB
Istilah Weton lahir dari Neptu Jawa, yaitu kombinasi dari tujuh hari dalam seminggu dan lima hari pasaran Jawa,
Istilah Weton lahir dari Neptu Jawa, yaitu kombinasi dari tujuh hari dalam seminggu dan lima hari pasaran Jawa,

RADARBONANG.ID - Buat yang familiar dengan budaya Jawa, istilah neptu pasti nggak asing.

Tradisi ini erat hubungannya dengan weton dan primbon, jadi kalau kamu penasaran sama cara orang Jawa membaca kehidupan lewat hitungan, ini dia jawabannya.

Yuk, kita bahas santai!

Apa Itu Neptu?

Neptu adalah angka khusus yang diberikan untuk hari-hari dalam seminggu (Senin-Minggu) dan lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon).

Dalam tradisi Jawa, angka-angka ini digunakan untuk berbagai perhitungan, seperti menentukan hari baik atau bahkan membaca karakter seseorang.

Contohnya:

Kalau ada yang lahir di hari Senin Kliwon, nilai neptu-nya tinggal dijumlahkan: 4 + 8 = 12.

Hubungannya dengan Weton

Dari neptu ini, lahirlah istilah weton. Ini adalah kombinasi dari tujuh hari dalam seminggu dan lima hari pasaran Jawa, yang akhirnya menghasilkan hari kelahiran seseorang.

Misalnya:

Nilai weton ini nggak cuma dipakai buat menentukan hari baik, tapi juga sering dijadikan cara untuk membaca karakter seseorang.

Makna di Balik Angka

Mungkin di era modern, tradisi ini terlihat kuno atau hanya mitos.

Tapi buat sebagian orang Jawa, neptu dan weton adalah warisan budaya yang kaya makna.

Menghitung neptu bukan cuma tentang angka, tapi juga soal bagaimana manusia menghormati waktu dan hubungan mereka dengan semesta.

Jadi, kalau kamu ingin tahu weton-mu, coba deh cari tahu hari kelahiranmu dan cocokkan dengan kalender Jawa.

Siapa tahu, ini malah bikin kamu makin kenal sama budaya sendiri dan, siapa tahu juga, lebih memahami diri sendiri.

Tradisi ini mungkin kuno, tapi siapa bilang nggak relevan buat dipelajari? (*)

Editor : Amin Fauzie
#kalender #neptu #jawa #tradisi #budaya #warisan #Apa Itu #makna #weton #hari kelahiran #primbon #Pasaran #perhitungan tradisional