TUBAN-Setiap negara memiliki tradisi dalam menyambut dan memeriahkan bulan Ramadhan.
Tradisi yang diwariskan dari para leluhur tersebut dipengaruhi beragam kebudayaan dan adat istiadat negara setempat.
Tradisi inilah menjadi ciri khas yang tidak dimiliki negara lain.
Tradisi-tradisi unik ini menunjukkan kekayaan budaya dan keragaman umat Islam di seluruh dunia.
Meski berbeda-beda, tradisi-tradisi ini memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk menyambut dan memeriahkan bulan Ramadan dengan penuh suka cita.
Berikut sejumlah tradisi Ramadan yang menarik dari seluruh dunia yang dikutip dari Radarjogja.com:
1. Chaand Raat di India, Pakistan
Chaand Raat digelar pada malam terakhir bulan Ramadhan di India, Pakistan.
Tradisi ini semacam perayaan Idul Fitri di Indonesia.
Dalam tradisi tersebut, para wanita dan gadis-gadis akan menghiasi tangan mereka dengan mehndi (pacar).
Sementara wanita lainnya menyiapkan makanan penutup dan dilanjutkan mendatangi bazar dan berbelanja kebutuhan untuk perayaan Chaand Raat.
2. Tradisi Fanous di Mesir
Tradisi yang berlangsung ketika memasuki bulan Ramadan ini dimeriahkan dengan memasang Fanous atau lentera-lentera indah di seluruh sudut kota di Mesir.
Lentera ini merupakan simbol persatuan dan kegembiraan selama bulan Ramadan.
Tradisi Fanous ini diperkirakan sudah berlangsung selama 972 tahun, persisnya sejak Dinasti Fattimiyah.
3. Padusan di Indonesia
Tradisi warisan leluhur di Jawa ini dijalankan sejak turun-temurun.
Padusan dilakukan dengan cara berendam atau mandi di sumur atau mata air.
Tradisi ini memiliki makna menyucikan diri, membersihkan jiwa, dan raga dalam menyambut datangnya bulan suci.
4. Mheibes di Irak
Tradisi ini berupa tebak posisi cincin yang biasa dilakukan pria di Irak.
Tradisi ini dilakukan usai sholat Tarawih.
5. Makan Bajambu di Malaysia
Tradisi ini berlangsung turun-temurun di Dusun Jawi Jawi.
Makan Bajambau memiliki arti makanan yang disajikan dan disantap bersama-sama oleh warga.
Tujuan digelarnya tradisi ini untuk memperkuat tali silaturahmi antar warga sebelum menunaikan ibadah puasa. (*)
Editor : Amin Fauzie