Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Siraman Waranggono di Tuban. Diawali Kirab, Diakhiri Meminum Tirto wening

Dwi Setiyawan • Rabu, 6 Maret 2024 | 17:00 WIB

Salah satu prosesi siraman waranggono di Pemandian Bektiharjo, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Salah satu prosesi siraman waranggono di Pemandian Bektiharjo, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.


TUBAN-Di balik tradisi tahunan Siraman Waranggono, terselip pembekalan mental agar kelak para pekerja seni tayub tahan banting. Terutama para waranggono.

Prosesi budaya di Pemandian Bektiharjo, Desa Bektiharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur tersebut diawali dengan kirab dari luar pemandian menuju sendang.

Paling depan cucuk lampah adalah pemandu adat.

Di belakangnya, mengiringi songsong, sesepuh, dan tujuh waranggono pembawa sesaji dalam kendil.

Di barisan paling belakang, waranggono, pramugari atau pengatur acara tayub, dan pimpinan karawitan.

Sesampai di sendang, para pemangku adat meletakkan sesaji dan berdoa di punden.

Prosesi berikutnya dilanjutkan dengan berjalan mengelilingi sendang.

Sambil  mengelilingi sendang, seluruh peserta siraman yang telanjang kaki menaburkan bunga yang dibawa.

Setelah itu, peserta menuruni tangga batu menuju permukaan air.

Satu per satu mereka membasuh mukanya dengan tirto wening atau  air bening dari mata air abadi Bektiharjo menggunakan jebor atau gayung dari batok kelapa.

Setelah seluruh pekerja seni langen tayub meminum dan membasuh mukanya dengan tirto wening dari sendang tersebut, para  pemuka adat memimpin doa. (*)

Air terjun Lider dikelilingi tebing tinggi.
Air terjun Lider dikelilingi tebing tinggi.
Air terjun Kembar Arum satu aliran air dengan air terjun Telunjuk Raung.
Air terjun Kembar Arum satu aliran air dengan air terjun Telunjuk Raung.
Air terjun Tirto Kemanten tampak ada dua lokasi berdampingan.
Air terjun Tirto Kemanten tampak ada dua lokasi berdampingan.
Editor : Amin Fauzie
#Tayub #tradisi #Pemandian Bektiharjo #Siraman Waranggono