TUBAN-Jumlah dalang di Tuban, Jawa Timur diperkirakan lebih banyak dari yang terdata, sebanyak 53 orang.
Kepala Bidang Kebudayaan Disparbudpora Tuban Sumardi mengatakan, lebih banyaknya jumlah riil dalang karena beberapa di antaranya tidak memiliki nomor induk.
Dari 53 datang yang eksis tersebut, kata dia, 45 orang tercatat sebagai dalang wayang kulit, 3 dalang wayang krucil, 4 dalang wayang tengul, dan 1 dalang wayang suket.
Sumardi berharap dalang tetap semangat berkarya dan terus melahirkan generasi baru.
Apalagi, lahir wayang suket Indonesia yang ternyata didirikan oleh seorang pemuda kelahiran Tuban.
Sumardi mengatakan, hal itu menjadi bukti awal kebangkitan seni dan budaya di Bumi Ronggolawe.
‘’Ke depan akan terus kami gelar panggung untuk para pelaku seni dan budaya,’’ kata dia.
Ketua Dewan Kesenian Tuban (DKT) Joko Wahono mengatakan, meski belum memiliki nama sebesar Ki Manteb Sudarsono atau Ki Seno Nugroho, namun kualitas dalang Tuban tak kalah.
Beberapa dalang lokal Tuban dipercaya sebagai dalang murwakala atau dalang untuk ruwatan.
‘’Hiburan yang berkelas ini jangan sampai punah hanya karena minimnya kepedulian dari pemerintah dan masyarakat,’’ ujarnya. (*)