TUBAN – Sebelum era 2015, permainan tradisional terompah panjang, dagongan, egrang, gobak sodor, dan balap karung masih sering dilombakan di Tuban, Jawa Timur.
Lomba yang digelar setahun sekali itu bertujuan melestarikan permainan warisan budaya tersebut.
Penyelenggaraannya pun berjenjang mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Laman itjen.kemdikbud.go.id mengupas makna di balik permainan tradisional tersebut.
Permainan tradisional Indonesia tersebut memiliki nilai-nilai pendidikan dan memperkuat hubungan sosial antarpemain.
Karena itu, permainan kearifan lokal tersebut tidak hanya memberikan kesenangan, namun juga memiliki banyak manfaat bagi anak-anak maupun dewasa.
Selain melatih keterampilan motorik dan strategi, permainan tradisional juga memperkuat ikatan sosial antarpemain dan melestarikan budaya Indonesia.
Karena itu, Itjen Kemdikbud memberikan catatan begitu pentingnya mengenalkan sekaligus mempertahankan permainan tradisional tersebut agar generasi muda tetap mengenal dan menghargai warisan budaya bangsa itu. (*)