Budaya Daerah Kalam Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Pendidikan Religi Ruang Kata Sejarah Seni Sport Techno Wisata

Warga Sebat dan Prunggahan Wetan, Tuban Pantang Jualan Nasi. Dilanggar, Terancam Tertimpa Bencana

Dwi Setiyawan • Kamis, 11 Januari 2024 | 16:00 WIB

Warga Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menyambut bupati yang hendak ziarah ke makam Dandang Wacono, bupati pertama Tuban di desa setempat.
Warga Desa Prunggahan Wetan, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menyambut bupati yang hendak ziarah ke makam Dandang Wacono, bupati pertama Tuban di desa setempat.


TUBAN-Fenomena mistis terjadi di selatan bekas wilayah Kasunanan Bejagung, meliputi Desa Prunggahan Wetan dan Dusun Sebat, Desa Bejagung, keduanya di  Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Di dua wilayah tersebut warganya pantang membuka usaha jualan nasi atau warung nasi.

Sejumlah warga yang melanggar terkena berbagai petaka. Mulai sakit-sakitan hingga hancurnya ekonomi.

Lokasi Prunggahan Wetan dan Dusun Sebat berimpitan. Kedua berada di selatan makam Maulana Abdullah Asy’ari atau Sunan Bejagung.

Kasunanan Bejagung adalah tanah pardikan pemberian Adipati Tuban VI Aryo Dwikoro atau Aryo Tejo I kepada Maulana Abdullah Asy’ari atau Sunan Bejagung pada 1300 masehi.

Diwawancarai pada 20 Januari 2014, Hadi Purwanto, salah satu warga setempat mengatakan, Siti, ibunya pernah mencoba membuka usaha warung pecel pada 2011.

Usaha tersebut sempat laris. Namun, pada tahun kedua usahanya dihentikan setelah keluarganya mengalami sejumlah hal mistis dan berakhir dengan sakit beratnya Siti.

‘’Setelah menghentikan jualan, ibu saya kembali sehat,’’ tuturnya.

Pengalaman serupa juga menimpa warga lain. Salah satunya Tasmin, pegawai kecamatan setempat.

Sewaktu kantor kecamatan masih menempati bangunan lama di utara Kasunanan Bejagung, istri Tasmin membuka warung nasi.

Usaha ini pun laris manis. Tak berselang lama, Tasmin memutuskan menutup usaha istrinya.

‘’Itu setelah suatu malam rumahnya didatangi macan putih,’’ kata Kusnadi, salah satu perangkat desa setempat yang diwawancarai pada hari yang sama.

Kalau tidak sakit, kata dia, keluarga warga yang melanggar pantangan tersebut menghadapi berbagai permasalahan. Mulai dari tak harmonisnya keluarga hingga kebangkrutan. (*)

Editor : Amin Fauzie
#Kasunanan Bejagung #jualan nasi #Dusun Sebat #Fenomena mistis #warung pecel #Pantangan #Desa Prunggahan Wetan #warga yang melanggar