TUBAN-Fenomena mistis terjadi di selatan bekas wilayah Kasunanan Bejagung, meliputi Desa Prunggahan Wetan dan Dusun Sebat, Desa Bejagung, keduanya di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.
Di dua wilayah tersebut warganya pantang membuka usaha jualan nasi atau warung nasi.
Sejumlah warga yang melanggar terkena berbagai petaka. Mulai sakit-sakitan hingga hancurnya ekonomi.
Lokasi Prunggahan Wetan dan Dusun Sebat berimpitan. Kedua berada di selatan makam Maulana Abdullah Asy’ari atau Sunan Bejagung.
Kasunanan Bejagung adalah tanah pardikan pemberian Adipati Tuban VI Aryo Dwikoro atau Aryo Tejo I kepada Maulana Abdullah Asy’ari atau Sunan Bejagung pada 1300 masehi.
Diwawancarai pada 20 Januari 2014, Hadi Purwanto, salah satu warga setempat mengatakan, Siti, ibunya pernah mencoba membuka usaha warung pecel pada 2011.
Usaha tersebut sempat laris. Namun, pada tahun kedua usahanya dihentikan setelah keluarganya mengalami sejumlah hal mistis dan berakhir dengan sakit beratnya Siti.
‘’Setelah menghentikan jualan, ibu saya kembali sehat,’’ tuturnya.
Pengalaman serupa juga menimpa warga lain. Salah satunya Tasmin, pegawai kecamatan setempat.
Sewaktu kantor kecamatan masih menempati bangunan lama di utara Kasunanan Bejagung, istri Tasmin membuka warung nasi.
Usaha ini pun laris manis. Tak berselang lama, Tasmin memutuskan menutup usaha istrinya.
‘’Itu setelah suatu malam rumahnya didatangi macan putih,’’ kata Kusnadi, salah satu perangkat desa setempat yang diwawancarai pada hari yang sama.
Kalau tidak sakit, kata dia, keluarga warga yang melanggar pantangan tersebut menghadapi berbagai permasalahan. Mulai dari tak harmonisnya keluarga hingga kebangkrutan. (*)
Editor : Amin Fauzie