TUBAN-Larung sesaji merupakan puncak prosesi sedekah laut berlangsung setiap bulan Rajab.
Sehari sebelumnya, nelayan menancapkan kepala sapi di atas tonggak bogor atau pohon kelapa di pantai.
Sebagian besar nelayan yang mengantar sesaji yang dilarung mengajak anak dan istrinya.
Bagi nelayan, ini dimaksudkan sebagai salah satu bentuk pewarisan adat kepada generasi penerus.
Juga menanamkan dogma terhadap adanya penguasa laut yang harus disakralkan.
Karena itulah, setiap berlangsung sedekah laut ratusan nelayan dan keluarganya berkumpul.
Suhaim menyatakan, sedekah bumi adalah salah satu bentuk ungkapan syukur nelayan terhadap Allah melalui penguasa laut yang telah memberikan mereka hasil tangkapan selama setahun.
‘’Sedekah laut berlangsung secara turun-temurun yang harus dilestarikan nelayan,’’ ujarnya. (*)
Editor : Amin Fauzie